Solo Siapkan Karateka untuk Popda SMP dan SMA

Solo-siapkan-karateka-untuk-Popda-SMP-dan-SMA
ASAH KEMAMPUAN: Sejumlah karateka pelajar mengasah kemamampuannya dalam latihan di Gelanggang Pemuda Bung Karno kompleks Manahan.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Februari, Fase Kualifikasi eks Karesidenan

SOLO,suaramerdekasolo.com – Sejumlah karateka remaja kini tengah digembleng di lingkup Federasi Olahraga Karatedo Indonesia (Forki) Surakarta. Mereka disiapkan guna menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tingkat eks Karesidenan Surakarta yang rencananya diselenggarakan pada 27 Februari mendatang.

‘’Para atlet tersebut sekarang masih berlatih di dojonya masing-masing. Yang berlatih di Gelanggang Pemuda Bung Karno saja, terdapat lima karateka SMP dan seorang untuk SMA,’’ kata pelatih tim karate Popda Surakarta, Agus Muzamil, Selasa (14/1).

Kemampuan fisik dan teknik para karateka pelajar tersebut berusaha dimaksimalkan, sebelum turun dalam persaingan perebutan tiket menuju Popda Jateng. Mental bertarung para atlet pelajar itu juga digebleng agar tidak mudah menyerah dalam pertandingan mendatang.

‘’Tentu saja, lebih banyak atlet yang merebut tiket menuju Popda Jateng, maka akan semakin bagus,’’ ujar Agus yang juga pelatih karate Kelas Khusus Olahraga (KKO) SMPN 1 Surakarta.

Andalan

Pada Popda tahun lalu, tim Solo meloloskan empat karateka SMP dari fase kualifikasi di tingkat eks Karesidenan Surakarta. Empat atlet pelajar tersebut kemudian merebut sekeping medali emas, satu perak dan satu perunggu pada pertarungan ditingkat Jateng.

Sementara di tataran SMA, empat karateka Kota Bengawan juga lolos dari eliminasi eks Karesidenan Surakarta. Mereka kemudian berduel pada level Jateng. Namun hasilnya tak cukup menggembirakan karena hanya berhasil membawa pulang dua medali perak dan sekeping perunggu dari Semarang.

‘’Satu-satunya atlet yang berhasil meraih emas pada Popda Jateng 2019 adalah Luvena Milano Setyaka, untuk level SMP. Dia memang menjadi andalan,’’ tutur Agus.

Menurutnya, pada siswa KKO tersebut pada tahap berikutnya bahkan mampu merebut medali emas Popnas di tahun yang sama. Hal itu menjadi tiketnya menjadi salah seorang wakil Indonesia di ajang dunia. Hasilnya, Luvena sukses menggenggam gelar juara kumite -50 kg pada kejuaraan internasional tingkat SMP di Luksemburg.(Setyo Wiyono)

Editor: Budi Sarmun