Karateka Klub Katana Incar Enam Emas di Purwokerto

*Kejurnas Terbuka Dekan Cup di Unsoed

SOLO,suaramerdekasolo.com – Enam belas karateka bakal diturunkan klub karate Katana Solo pada kejurnas terbuka di Purwokerto, 8-9 Februari mendatang. Mereka ditargetkan untuk memburu enam medali emas pada ajang bertajuk Dekan Cup VI yang akan digelar di Graha Widyatama Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto tersebut.

‘’Kami mengincar enam medali emas. Dua belas karateka putra dan empat putri kami siapkan untuk memburu bidikan itu,’’ kata pelatih Akademi Karate Katana Solo, Surya Panca, Kamis (16/1).

Beberapa atlet menjadi andalan dalam mewujudkan target tersebut. Di kelompok putra, atlet yang menjadi tumpuan antara lain Ngalim Amriadi yang bakal bertarung di arena kumite senior -67 kg, Tegar Unggul di kumite +76 kg dan Ilyas Nur yang turun di kumite pemula -55 kg. Sedangkan di kelompok putri terdapat Putri Karunia di ajang kumite – 61 kg dan Tatjana Hermayani di arena pemula -40 kg.

‘’Tim kami juga mengincar medali emas di kategori kata (keterampilan jurus-red). Trio Ibra-Razim-Denis diharapkan merebut gelar juara kata beregu prapemula putra,’’ ujar Panca, diiyakan manajer tim Rhyankita Darma Saputra.

BAca: Fadli Buru Tiket Individual Para Cycling Paralympic 2020

Baca:Solo Siapkan Karateka untuk Popda SMP dan SMA

Persaingan Ketat

Selain para karateka andalan, menurut dia, atlet-atlet lain juga berpeluang untuk meraih medali emas. Paling tidak, beberapa karateka lain diperhitungkan mampu menembus peringkat tiga besar. Guna memantapkan persiapan, seluruh atlet digembleng dalam latihan rutin setiap Selasa, Rabu dan Sabtu di Hotel Haris Solo.

Kendati demikian, perburuan target tak semudah membalik telapak tangan. Panca yang juga Kabid Pembinaan Prestasi pada Pengkot Federasi Olahraga Karatedo Indonesia (Forki) Surakarta tersebut memprediksi, persaingan perebutan simbol-simbol juara bakal berlangsung ketat. Sebab, kekuatan klub-klub, dojo dan Forki di berbagai daerah semakin merata.

‘’Selain tuan rumah Banyumas, para atlet dari Grobogan dan Salatiga kini kekuatannya juga semakin bagus. Belum lagi tim-tim luar Jawa yang biasanya menurunkan kekuatan penuh. Tapi persaingan yang ketat, justru akan memacu kompetisi yang baik,’’ ujarnya.

Terpisah, pelatih Pengkot Forki Surakarta Agus Muzamil menuturkan, pihak federasi kemungkinan tidak menurunkan tim sendiri untuk bertanding di Purwokerto. ‘’Karena waktu pelaksanaannya dekat dengan Popda eks Karesidenan Surakarta pada akhir Februari nanti,’’ ujar Agus.(Setyo Wiyono)

Simak: Empat Petembak Bakal Adu Jitu ke Thailand

Editor: Budi Sarmun