Gantolle Urus Pengajuan Permohonan Latihan di Cepu

gantolle-urus-pengajuan-permohonan-latihan-di-cepu
TERBANG: Seorang atlet gantole terbang di area ketinggian Waduk Gajahmungkur Wonogiri, saat cuaca di kawasan itu masih bersahabat.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Rencana Static Towing Selama Musim Hujan

SOLO,suaramerdekasolo.com – Pengprov Gantolle Jateng kini tengah mengurus pengajuan permohonan untuk turut berlatih di Bandara Ngloram, Cepu. Upaya itu dilakukan, karena selama musim hujan para atlet yang sebagian besar berdomisili di Solo Raya tidak bisa berlatih secara intensif.

‘’Pekan lalu, kami sudah melakukan survei lokasi ke Bandara Cepu. Tempatnya bagus untuk static towing, tapi belum berlatih. Sebab pengelolanya meminta kami mengurus surat-surat perizinannya dulu,’’ kata Ketua Pengprov Gantolle Jateng, Susetyoko ‘’Stik’’, Senin (20/1).

Pria yang juga atlet gantolle Karanganyar itu mengungkapkan, pengajuan permohonan tersebut juga harus berkoordinasi dengan pengelola Bandara Dewandaru, Karimunjawa. Karena ternyata bandara di Cepu itu pengelolanya sama dengan bandara di Karimunjawa.

‘’Kami segera menyiapkan surat-surat permohonan perizinan untuk latihan. Mudah-mudahan lancar, sehingga teman-teman dapat segera berlatih kembali, meski menggunakan static towing,’’ tambah dia.

Baca:Mulai Terganggu Cuaca, Gantolle Lirik Bandara

Baca:Gantolle Jateng Siapkan Alternatif Tempat Berlatih

Jelajah Terbang Terbatas

Static towing merupakan sistem start terbang gantolle, yang ditarik menggunakan tali di landasan pada area yang luas. Tali tersebut ditarik menggunakan semacam mesin skuter pada titik yang ditentukan. Saat layangan mengudara pada ketinggian tertentu, tali yang terkait pada layangan kemudian dilepaskan.

‘’Memang jelajah terbangnya sangat terbatas. Sangat tidak direkomendasikan untuk cross country atau lintas alam. Tetapi paling tidak, bisa untuk berlatih spot landing atau ketepatan mendarat,’’ jelas Stik.

Selain perizinan, berbagai peralatan yang dibutuhkan untuk static towing juga mulai disiapkan. Mesin skuter untuk penarik tali layangan salah satu cabang olahraga dirgantara itu, mulai dibenahi agar tidak mengalami hambatan saat digunakan lagi.

‘’Kalau musim kemarau atau cuaca cerah, latihannya kan meluncur terbang dari perbukitan. Maka skuter itu cukup lama tidak digunakan. Sekarang sedang kami siapkan lagi,’’ tutur atlet gantolle Solo, Sulis Widodo.

Selama ini, para atlet gantolle Jateng lebih sering berlatih dari Bukit Joglo di kawasan ketinggian Waduk Gajahmungkur Wonogiri. Namun sejak Desember lalu, mereka tidak lagi bisa berlatih efektif di kawasan tersebut. Selain sering turun hujan, arah dan kecepatan angin di kawasan waduk itu juga sering berubah-ubah sehingga rawan bahaya jika dipaksakan untuk berlatih.(Setyo Wiyono)

Simak:Atlet Gantolle Tetap Asah Performa Usai Pra-PON

Editor:Budi Sarmun