Atlet Angkat Berat Buru Tiket Paralympic ke IWAS

atlet-angkat-berat-buru-tiket-paralympic-ke-IWAS
ANGKAT BARBEL: Lifter pelatnas NPCI asal Bali, Ni Nengah Widiasih mengangkat barbel dalam latihan di kompleks Kantor Pusat NPCI di Solo, Selasa (21/1).(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Bakal Kirim Lima Lifter ke Thailand

SOLO,suaramerdekasolo.com – Tiga atlet angkat berat pelatnas National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) bakal memburu tiket menuju Paralympic Games Tokyo 2020. Ketiga lifter tersebut, Ni Nengah Widiasih (Bali), Nurtani Purba (Sumatera Utara) dan Sriyanti (Sragen) melakukan perburuan itu di Thailand, 20-28 Februari mendatang.

Menurut pelatih pelatnas angkat berat NPCI, Coni Rustanta, ajang International Wheelchair and Amputee Sports (IWAS) World Games 2020 yang digelar di Negeri Gajah Putih tersebut merupakan salah satu rangkaian kualifikasi Paralympic Games.

‘’Ketiganya berada di track perburuan tiket menuju Tokyo 2020. Widi saat ini menempati peringkat empat kelas 41 kg dunia, Nurtani di urutan 12 kelas 73 kg, sedangkan Sriyanti di peringkat delapan kelas 86+ kg,’’ kata Coni di sela-sela memimpin latihan di kompleks Kantor Pusat NPCI kawasan Jebres, Solo, Selasa (21/1).

Dia menjelaskan, terdapat delapan slot bagi lifter teratas pada masing-masing kelas untuk bersaing di Tokyo. Tapi ada catatan, satu negara hanya bisa mengirimkan seorang atlet terbaiknya untuk setiap kelas pada pesta olahraga disabilitas sejagad di Ibukota Jepang mendatang.

Simak:Lifter Sragen Ditarget Medali Perak di APG Filipina

Simak:Balap Sepeda Bakal Intensifkan Latihan di Velodrome

Dua Kelas

Menurut Coni didampingi asisten pelatih Eko Supriyanto, peringkat berjalan ketiga atletnya tersebut memungkinkan untuk mendapatkan tiket Paralympic. Lebih-lebih, Widi punya peluang pada dua kelas. Selain 41 kg, lifter Bali itu juga bercokol di peringkat empat kelas 45 kg putri.

‘’Memang pada beberapa event saya turun di kelas 41 kg, tapi pada ajang lain bersaing di kelas 45 kg. Saya akan berusaha menjaga posisi di dua kelas tersebut, hingga pada waktu akhir penentuan pilihan,’’ tutur Widi yang meraih medali perunggu kelas 41 kg pada Paralympic Rio de Janeiro 2016.

Di samping tiga atlet tersebut, pelatnas NPCI juga bakal menurunkan dua lifter baru ke IWAS nanti. Keduanya adalah Abdul Hadi di kelas 49 kg putra dan Eneng Paridah di kelas 45 kg putri.

‘’Khusus dua atlet baru itu, selain try out guna menghadapi ASEAN Para Games (APG) Filipina Maret mendatang, juga untuk mendapatkan pengesahan klasifikasi disabilitas dari klasifier internasional,’’ jelas Coni.(Setyo Wiyono)

Baca:Gantolle Urus Pengajuan Permohonan Latihan di Cepu

Baca:Alfian Menempa Diri di Wall Climbing Manahan

Editor:Budi Sarmun