Atlet Debutan Atletik Mengincar Tiga Besar

atlet-debutan-atletik-mengincar-tiga-besar
JOGGING: Atlet pelatnas NPCI Ammar Hudzaifah melakukan jogging dalam latihan di lintasan atletik Stadion UNS Surakarta, Selasa (21/1).(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Ammar Bersiap Hadapi APG Filipina

STATUSNYA atlet debutan di arena atletik, namun Ammar Hudzaifah membidik peringkat tiga besar pada ASEAN Para Games (APG) Filipina 2020. Atlet asal Karanganyar yang masuk klasifikasi disabilitas T37 tersebut bersiap adu kecepatan di nomor-nomor lari jarak menengah.

Dia diplot bersaing di nomor 400 meter, 800 meter dan 1.500 meter pada gelaran pesta olahraga disabilitas terbesar se-Asia Tenggara itu, 20-28 Maret mendatang. Target yang dibebankan kepada dirinya, medali perak di lintasan 800 meter.

‘’Memang ditarget perak, tapi secara pribadi tentu seluruh atlet termasuk saya ingin meraih medali emas. Mudah-mudahan bisa terwujud,’’ kata Ammar usai mengikuti latihan pelatnas National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) di Stadion UNS Surakarta, Selasa (21/1).

Ammar merupakan pendatang baru di arena atletik. Meski demikian, dia bukan orang asing di kancah pelatnas NPCI. Sebelumnya, warga Blumbang, Tawangmangu, Karanganyar tersebut menjadi awak tim pelatnas sepak bola celebral palsy (CP) yang berhasil menggenggam gelar juara pada APG Malaysia 2017.

Baca:Enam Belas Atlet Atletik Bakal Bersaing di IWAS 2020

Baca:Jaga Fisik, Voli Duduk Tetap Tingkatkan Teknik

Pulihkan Cedera

Bersama tim sepak bola CP NPCI, lelaki 22 tahun itu juga meraih medali emas pada single event ‘’7 a side football’’ di Singapura pada 2018. Ammar sempat turut seleksi pada pembentukan tim pelatnas sepak bola CP proyeksi APG Filipina 2020. Namun karena dinilai memiliki peluang untuk merebut medali nomor perorangan di atletik, maka kemudian dia dialihkan guna menggeluti cabang itu.

‘’Sekarang saya merasa klop juga di atletik. Tapi saya mesti segera memulihkan cedera pada kaki kiri,’’ tutur dia.

Salah seorang pelatih pelatnas atletik NPCI, Purwo Adi Sanyoto menyebut Ammar memiliki peluang untuk menembus tiga besar. Kendati demikian, dia harus berjuang keras guna mewujudkan target merebut medali perak.

‘’Ada atlet baru dari Timor Leste dengan klasifikasi sama yang menjadi pesaing utamanya di nomor-nomor lari jarak menengah. Info yang kami peroleh, kemampuan atlet negara tetangga itu juga bagus. Maka Ammar harus fokus untuk menghadapi APG nanti,’’ ujar Purwo.(Setyo Wiyono)

Simak:Gantolle Urus Pengajuan Permohonan Latihan di Cepu

Simak: Karateka Klub Katana Incar Enam Emas di Purwokerto

Editor: Budi Sarmun