Puluhan Petarung Pelajar Disiapkan, Hadapi Kejuaraan Tarung Derajat

tarung-derajat-solo
LATIHAN: Sejumlah atlet tarung derajat Solo melakukan latihan di depan velodrome Manahan, beberapa waktu lalu.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

SOLO,suaramerdekasolo.com – Puluhan atlet tarung derajat disiapkan Pengkot Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Surakarta guna menghadapi berbagai kejuaraan dalam tahun 2020. Sebagaian besar petarung itu merupakan atlet pelajar tingkat SMP dan SMA di Kota Bengawan.

‘’Ajang terdekat yang akan kami hadapi yakni kualifikasi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda Jateng) untuk lingkup eks Karesidenan Surakarta, akhir Februari mendatang,’’ kata Sekum Pengkot Kodrat Surakarta, Joko Sriyanto, Selasa (28/1).

Para atlet untuk lima kelas putra dan empat kelas putri kini digembleng dalam latihan bersama guna menghadapi ajang tersebut. Mereka bisa berlatih bersama secara rutin setiap Rabu dan Sabtu sore di Sondakan dan gedung Kelurahan Karangasem. Selain itu setiap Minggu pagi di depan velodrome Manahan.

‘’Tentu kami ingin hasil terbaik. Kami berharap meloloskan petarung sebanyak-banyaknya pada kualifikasi di tingkat eks Karesidenan Surakarta nanti, agar mereka dapat terus melaju ke Popda Jateng,’’ tandas Joko.

Andalan

Dia menambahkan, sejumlah atlet menjadi andalan Solo dalam pekan olahraga tersebut. Beberapa di antara atlet putra antara lain Yoga Wahyu Pranata dari SMKN 5 Surakarta yang biasa bertarung di kelas 61 kg dan M Dliya Ulhaq (SMAN 7 Surakarta) untuk kelas 64 kg. Sementara di kelompok putri, terdapat Mahima Cinta (SMKN 2 Surakarta) yang biasabertarung di kelas 50-an kg.

‘’Yoga meraih medali perak pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2019 di Bandung, sedangkan Cinta merebut perak di arena Popda Jateng tahun lalu. Jadi mereka termasuk andalan kami,’’ ujarnya.

Joko mengungkapkan, saat ini terdapat 30-40 atlet pelajar yang aktif berlatih di bawah naungan Pengkot Surakarta. Mereka yang rata-rata berstatus pelajar itu mengasah kemampuan di delapan satuan latihan (satlat). Yakni Satlat Manahan, Pajang, Bina Mandiri Turisari, Purbayan dan SMK Muhammadiyah 3 Surakarta. Lalu, Satlat Jogke, Satlat Karangasem, serta terakhir Satlat Terminal Tirtonadi.

‘’Satlat Terminal merupakan tempat latihan termuda yang baru dibuka pada Oktober 2019. Latihannya pada Selasa, Jumat dan Minggu malam di kompleks terminal bagian belakang,’’ jelas Joko.(Setyo Wiyono)

Editor : Budi Sarmun