Pembalap Solo dan PPLOP Ramaikan Lomba Lokal

pembalap-solo-dan-pplop-ramaikan-lomba-lokal
BERLATIH BERSAMA: Sejumlah pembalap PPLOP Jateng berlatih bersama atlet-atlet Solo di jalan daerah Karanganyar.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Jadi Selingan Latihan Rutin

SOLO,suaramerdekasolo.com. Para pembalap muda Solo dan atlet balap sepeda Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLOP) Jateng bakal turut meramaikan lomba lokal. Mereka akan turut bersaing dalam lomba yang digelar para pegiat balap dan komunitas sepeda di Klaten, Sabtu (8/2).

‘’Lima atlet PPLOP bakal turut meramaikan kegiatan bersepeda di lereng Gunung Merapi yang diselipi lomba sprint di Klaten tersebut. Beberapa atlet muda Solo juga ikut. Yah, sekalian untuk selingan latihan mereka,’’ kata pelatih balap sepeda PPLOP Jateng Agus Sadiyanto, Senin (3/2).

Selama ini PPLOP balap sepeda Jateng bermarkas di kawasan Punggawan, Solo. Atlet-atlet pelajar di pusat latihan tersebut adalah Shindu Ardiyanto (Solo), Rifyal Nurhasifa (Klaten), Muhammad Hanif (Pekalongan), Bagus Abel Tasman (Cilacap), Farhan Hilal Cipta (Tegal). Mereka sering berlatih bersama dengan pembalap-pembalap muda Kota Bengawan.

‘’Pembalap muda Solo yang turut beradu kebut di Klaten nanti antara lain Andrian ‘Dayat’ Hidayat, Saputro Reno Wijayanto dan Annisa Destein Cindy Qiawati,’’ jelas Agus yang juga pelatih Pengkot Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Surakarta.

Karakter Tanjakan

Dia mengungkapkan, selama ini para atlet muda Kota Bengawan memang lebih cenderung memiliki karakter sebagai pembalap tanjakan. Mereka sering berlatih pada rute-rute menanjak seperti di jalur lereng Gunung Lawu di kawasan Karanganyar dan jalur lereng Gunung Merapi.

Menurut Agus, lomba dan kegiatan bersepeda di Klaten tersebut sebagian besar jalurnya juga melewati jalan-jalan rolling di lereng Gunung Merapi, seperti kawasan Karangnongko, Cokro dan Musuk. Namun sprint khusus lomba menggunakan jalur datar.

‘’Ya, anak-anak agak lama tidak ikut lomba. Apalagi sejak akhir 2019, jadwal latihan jalan raya pada sore hari sering terkendala hujan. Jadi biar sekalian untuk pemanasan guna menghadapi agenda-agenda lomba resmi pada tahun 2020 ini,’’ ujar Agus.(Setyo Wiyono)

Editor:Budi Sarmun