Empat Petenis Meja Kota Bengawan Menjadi Tumpuan

empat-petenis-meja-kota-bengawan-menjadi-tumpuan
KEMBALIKAN BOLA: Petenis meja asal Solo Osrita Muslim mengembalikan bola dalam latihan pelatnas NPCI di Hartono Trade Center Solo Baru.(suaramerdekasolo.com/setyo wiyono)

*Persiapan Hadapi APG Filipina 2020

SOLO,suaramerdekasolo.com. Empat petenis meja Solo saat ini menghuni pelatnas National Paralympic Committee Indonesia (NPCI). Mereka adalah Suwarti, Osrita Muslim, Sefriyanto dan Ana Widyasari yang menjalani training camp (TC) di Kota Bengawan sejak Mei silam.

‘’Keempatnya kini terus mematangkan performa bersama atlet-atlet lain. Mereka menjadi bagian tumpuan pelatnas untuk memburu medali pada ASEAN Para Games (APG) Filipina 2020, Maret mendatang,’’ kata Ketua Umum NPCI Surakarta Bangun Sugito, Rabu (5/2).

Para atlet tersebut disiapkan bertarung pada masing-masing klasifikasi disabilitasnya. Suwarti yang meraih medali emas ganda campuran pada Asian Para Games Jakarta 2018, bakal bersaing di kelas TT8. Osrita Musllim, peraih perunggu ganda campuran Asian Para Games Jakarta 2018 akan turun di kelas TT3 putri dan Sefriyanto di kelas TT3 putra. Sementara Ana Widyasari yang meraih dua medali perak nomor perorangan dan beregu dalam Asian Para Games Jakarta 2018, disiapkan bersaing di kelas TT11.

Performa Meningkat

Ana Widyasari mengasah pukulan spin dalam pelatnas NPCI proyeksi APG Filipina 2020.(suaramerdekasolo.com/setyo wiyono)

Salah seorang pelatih pelatnas tenis meja NPCI Suwarno menyebut performa para atlet, termasuk empat petenis meja Kota Bengawan tersebut terus meningkat. Peluang kwartet atlet Solo guna memburu medali di perhelatan pesta olahraga disabilitas Asia Tenggara, Maret nanti, juga terbuka lebar. Lebih-lebih persiapan untuk menghadapi APG cukup lama.

‘’Khusus Ana, ditargetkan meraih satu medali emas di kelasnya. Sebab kelas TT11 hanya menggelar nomor tunggal atau perorangan. Kansnya besar, karena pada APG Singapura 2015 dan APG Malaysia 2017, Ana merupakan juara perorangan TT11 putri,’’ jelas Suwarno.

Ana menyatakan siap bertanding guna memburu medali emas pada APG Filipina mendatang. Dia selalu fokus untuk meningkatkan terus performanya demi memenangi pertarungan nanti. ‘’Saya akan berusaha maksimal untuk memenuhi target medali emas. Saya belum tahu pasti, siapa lawan paling berat. Tapi pada APG sebelumnya, lawan terberat dari Thailand,’’ tutur dia.(Setyo Wiyono)

Editor: Budi Sarmun