Empat Fencer Solo Bersiap ke Kejuaraan Asia

empat-fencer-solo-bersiap-ke-kejuaraan-asia
BERLATIH: Fencer muda Solo Putri Faradilah (kanan) berlatih bersama para atlet lain di klub anggar UTP Surakarta.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Jalani Training Camp di Klub UTP

SOLO,suaramerdekasolo.com. Empat fencer (sebutan atlet anggar) Solo bersiap menghadapi kejuaraan Asia di Jakarta. Mereka yakni Putri Faradilah, Kusuma Jasmine Supraba, Dinda Dwi Aryanti dan Yusuf Aprilian bakal bertarung pada ajang khusus kadet dan yunior yang rencananya diselenggarakan di lapangan tenis indoor Senayan, 28 Januari-5 Maret mendatang.

‘’Tiket para atlet untuk masuk dalam tim Indonesia adalah hasil kualifikasi PON di Semarang, 9-22 Oktober 2019. Keempatnya lolos berdasarkan kualifikasi itu,’’ kata pelatih Pengkot Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Ikasi) Surakarta, Hendra Faradilah, Rabu (5/2).

Berdasarkan hasil seleksi tersebut, Putri bakal bertarung di nomor floret putri dan Jasmine di arena degen putri. Kedua fencer yang masuk kategori kadet tersebut merupakan siswa Kelas Khusus Olahraga (KKO) SMPN 1 Surakarta.

Sementara dua fencer lain Kota Bengawan akan bertanding di kategori yunior. Yusuf disiapkan untuk duel di nomor floret, sedangkan Dinda bersaing di nomor sabel putri.

Progres Meningkat

Para fencer tersebut sejak pekan kedua Januari lalu, terus berusaha meningkatkan performanya dalam training camp (TC) di klub anggar Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta. Mereka ditempa dengan berbagai materi latihan, baik fisik, teknik maupun strategi bertarung.

‘’Progres mereka menunjukkan grafik yang terus meningkat. Kami rancang performa mereka mendekati puncak saat bergabung dengan para atlet lain dari berbagai daerah di Jakarta, sebelum kejuaraan digelar,’’ jelas Hendra yang juga pelatih klub anggar UTP.

Informasi yang dia peroleh, secara keseluruhan tim anggar Indonesia akan diperkuat 60 atlet dalam kejuaraan kadet dan yunior tingkat Asia tersebut. Rinciannya, 36 atlet dirancang bertarung di kategori kadet dan 24 lainnya di kelompok yunior.

‘’Persaingan tentu berlangsung ketat. Sebab tim-tim dari berbagai negara di Asia sudah pasti menurunkan atlet-atlet terbaiknya,’’ ujar Hendra.(Setyo Wiyono)

Editor:Budi Sarmun