Filipina Beri Dua Opsi Penundaan APG 2020

Filipina-beri-dua-opsi-penundaan-apg-2020
SEMANGAT: Ketua Umum National Paralympic Committee Indonesia (NCPI) Senny Marbun (tengah berpeci) menggelorakan semangat bersama ratusan atlet pelatnas proyeksi APG 2020 di Solo, Kamis (13/2) malam.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Pelatnas NPCI Jalan Terus

SOLO,suaramerdekasolo.com. Perkembangan baru muncul dalam masa penundaan ASEAN Para Games (APG) 2020. Tuan rumah Filipina memberikan dua opsi kepada negara-negara peserta, termasuk Indonesia, mengenai waktu penundaan tersebut.

‘’Sore tadi (Kamis sore-red), Filipina memberikan kabar tentang dua opsi penyelenggaraan APG. Mau digelar mulai 17 Mei atau mulai 26 Mei mendatang. Dua opsi waktu itu, ditawarkan ke negara-negara peserta,’’ kata Ketua Umum National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Senny Marbun.

Atas tawaran itu, maka NPCI sebagai komite otorita olahraga disabilitas di Tanah Air mengumpulkan seluruh atlet pelatnas dan jajaran pelatih yang sejak Mei lalu menjalani training camp (TC) di Solo. Para atlet dari 16 cabang yang akan digelar di APG tersebut menyatakan ingin secepatnya bersaing.

‘’Tetapi kami belum mengetahui jawaban dari negara-negara peserta lain. Mungkin dalam sepekan ke depan akan diumumkan,’’ tambah Wakil Sekjen NPCI, Rima Ferdianto.

Bisa Mengontrol

Gelaran pesta olahraga disabilitas terbesar se-Asia Tenggara itu telah mengalami dua kali penundaan. Awalnya diagendakan pada 18-24 Januari 2020, namun tuan rumah Filipina ternyata belum siap dari sisi penganggaran sehingga ditunda menjadi 20-28 Maret 2020. Namun lagi-lagi skedul itu ditunda, karena ancaman virus corona yang belum tertangani.

Rima mengungkapkan, saat menawarkan dua opsi penyelenggaraan pada Mei, Filipina menyatakan yakin bisa mengontrol virus corona. ‘’Tuan rumah menyatakan yakin bisa mengontrol ancaman virus itu di negaranya,’’ tutur Rima.

Senny mengungkapkan, penundaan kali ketiga tersebut memang masih tentatif. Namun dia meminta para atlet terus konsentrasi berlatih. ‘’Yang sudah pasti, hingga kini pelatnas masih terus berjalan, serta kami optimistis mampu mempertahankan gelar juara umum pada APG Filipina nanti,’’ tandasnya.

Chief de Mission kontingen Indonesia untuk APG Filipina, Andi Herman melalui rekaman pesannya juga meminta seluruh atlet tetap fokus dan bersemangat mengadapi multievent tersebut. ‘’Kapan pun APG Filipina digelar, kami siap mengawal seluruh atlet untuk memburu gelar juara umum,’’ tandasnya.(Setyo Wiyono)

Editor:Budi Sarmun