Puluhan Atlet Sepatu Roda Bakal Ikuti Seleksi di Manahan

puluhan-atlet-sepatu-roda-bakal-ikuti-seleksi-di-manahan
TINGKATKAN KEMAMPUAN: Sejumlah atlet cilik sepatu roda meningkatkan kemampuan mereka dalam latihan di selasar velodrome Manahan Solo.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Bentuk Tim Solo Guna Hadapi Popda Jateng

SOLO,suaramerdekasolo.com. Puluhan atlet sepatu roda Solo bakal bersaing di selasar velodrome Manahan, Sabtu (15/2). Mereka akan berebut slot untuk dalam tim Kota Bengawan, guna menghadapi Pekan Olahraga Pelajar (Popda) Jateng 2020 diagendakan diselenggarakan di Semarang, April mendatang.

‘’Dua puluh peserta putra dan 14 putri akan mengikuti seleksi itu. Mereka berasal dari 12 sekolah dasar (SD) di Solo. Sepatu roda masih ekshibisi di Popda nanti, sehingga pesertanya hanya untuk tingkat SD,’’ kata Ketua Pengkot Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Surakata, Riyanto, Kamis (13/2).

Dia menambahkan, para peserta seleksi tersebut sebagian besar merupakan anak-anak yang selama ini berlatih pada berberapa klub di Kota Bengawan. Klub-klub yang ada di Solo hingga saat ini adalah Rogliss, Boskresero, Viper, PSSC dan Fighter.

Lima Nomor

Kabid Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Pengkot Porserosi setempat, Herman Budiono menambahkan, lima nomor lomba akan digelar dalam seleksi itu. Kelimanya merupakan nomor-nomor yang akan dilombakan pada Popda di Semarang, yakni 200 meter flying start, 500 meter, 1.000 meter, 3.000 meter, serta beregu relay.

Rencananya, lanjut Herman, atlet-atlet terbaik yang dijaring kemudian masuk sebagai awak tim sepatu roda Kota Bengawan. ‘’Jadi nanti ada lima peserta putra dan lima putri terbaik yang akan memperkuat tim Solo,’’ jelas dia.

Guna menghadapi seleksi tersebut, para atlet sepatu roda yang masih duduk di bangku SD terus mamatangkan performa mereka dalam latihan, sejak beberapa pekan lalu. Sudah pasti, para peserta tak ingin begitu saja tersisih dari ajang persaingan perebutan tiket untuk menjadi awak tim Kota Bengawan tersebut.(Setyo Wiyono)

Editor:Budi Sarmun