Asah Speed dan Boulder Pemanjat Pemula Solo

asah-speed-dan-boulder-pemanjat-pemula-solo
OULDER: Sejumlah pemanjat pemula klub Solo Adventum menjajal jalur pemanjatan di papan boulder kompleks Stadion Manahan.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Persiapan Hadapi SPT Karanganyar

SOLO,suaramerdekasolo.com. Program latihan speed klasik dan boulder menjadi materi yang mesti dilahap para pemanjat pemula di Solo Sport Climbing Center kompleks Stadion Manahan, akhir-akhir ini. Bukan tanpa alasan, kedua program tersebut yang lebih ditonjolkan saat ini. Sebab, dua nomor itu yang akan dilombakan pada Sirkuit Panjat Tebing (SPT) Solo Raya di Karanganyar, 27-29 Maret mendatang.

‘’Tidak ada nomor lead, seperti SPT yang sudah berlangsung selama ini. Justru Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Karanganyar membuka nomor boulder. Infonya mereka akan membangun papan boulder,’’ kata Sutrisno, salah seorang pengurus FPTI Surakarta yang turut mengawal latihan para pemanjat pemula di Manahan, Minggu (16/2).

Plt Ketua Harian Pengkot FPTI setempat, Marjianto ‘’Ipunk’’ Bialangi Kasim mengungkapkan, sirkuit yang merupakan agenda rutin Solo Raya tersebut rencananya mengakomodasi para pemanjat pemula berusia muda. Dengan demikian, ada ajang berkompetisi bagi bibit-bibit atlet yang belum pernah meraih gelar juara di ajang kejuaraan resmi berskala Jateng maupun nasional itu.

Mental Bersaing

Suasana kompetisi dibutuhkan para atlet pemula, guna mulai membiasakan diri merasakan nuansa persaingan. ‘’Harapannya, tentu mental bersaing bibit-bibit atlet tersebut menjadi tangguh sebelum memasuki kelompok yunior dan senior,’’ ujar Ipunk.

Sekitat 30-an pemanjat pemula Kota Bengawan itu kini ditempa di papan panjat Manahan dalam naungan klub Solo Adventum. Menurut ketua klub Teddy Purwadi Saba, para pemanjat tersebut akan turut diterjunkan dalam SPT di Karanganyar.

‘’Tentu kami akan mengikuti ketentuan dalam pelaksanaannya, termasuk batasan usia. Harapannya, seluruh siswa dapat turut berlomba, sehingga mereka bisa mulai merasakan suasana kompetisi,’’ ujar dia.

Para pemanjat pemula anggota Solo Adventum tersebut berusia beragam. Beberapa di antara mereka masih duduk di bangku TK, sebagian besar pelajar SD dan SMP, serta sebagian lainnya tengah menempuh studi di bangku SMA. Mereka menjadi bagian proses regenerasi pemanjat-pemanjat senior Kota Bengawan.(Setyo Wiyono)

Editor:Budi Sarmun