Delapan Petarung Solo Disiapkan Turun di Popda Jateng

delapan-petarung-solo-disiapkan-turun-di-popda-jateng
PERSIAPAN: Pelatih tarung derajat Solo, Antonius ‘’Sony’’ Wagut mengecek para peserta ujian kenaikan tingkat di kompleks Stadion Manahan, pekan lalu. Ajang itu sekaligus untuk persiapan Popda Jateng.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Tarung Derajat Intensifkan Latihan Bersama

SOLO,suaramerdekasolo.com. Delapan petarung disiapkan untuk membela tim Solo di arena tarung darajat pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jateng 2020. Mereka yang terinci atas lima atlet putra dan tiga putri, kini ditempa dalam latihan bersama secara intensif, tiga kali sepekan.

‘’Tak ada persaingan untuk SD dan SMP. Tarung derajat di Popda Jateng hanya mempertandingkan tingkat SMA dan sederajat,’’ kata pelatih tim tarung derajat Popda Solo, Antonius ‘’Sony’’ Wagut, Senin (17/2).

Menurutnya, delapan petarung yang disiapkan tersebut masih berstatus awak kerangka tim. Jadi belum ditetapkan anggota tim Solo untuk Popda. Sebagai pelatih, Sony belum menentukan siapa saja atlet yang bakal bertarung di Semarang, 16-19 Maret mendatang itu. Sebab, dia masih terus melakukan pemantauan dan evaluasi mengenai kemampuan para atlet pelajar itu.

‘’Saya secepatnya memutuskan dan mengumumkan awak tim Solo, proyeksi Popda. Rencana, tetap ada delapan atlet yang akan kami kirim untuk bersaing nanti,’’ jelas Sony yang juga pelatih Pengkot Keluarga Olahraga Tarung Darajat (Kodrat) Surakarta tersebut.

Peraih Medali

Tiga di antara delapan atlet pelajar yang tengah digembleng intensif tersebut merupakan peraih medali pada Popda SMA Jateng tahun lalu. Mereka adalah Muhammad Dliya Ul-Haq, pelajar SMAN 7 Surakarta yang meraih emas, Yoga Wahyu Pranata (SMKN 7 Surakarta) yang merebut emas dan perak, serta Mahima Cinta Hage (SMKN 2 Surakarta) peraih perak.

‘’Ketiganya masuk dalam daftar atlet yang kami siapkan. Namun ada sejumlah petarung lain yang juga ditempa untuk memperkuat tim Solo, nanti. Seluruhnya pelajar SMA, karena tarung drajat hanya menggelar persaingan tingkat SMA pada Popda Jateng,’’ jelas Sony.

Dliya diplot turun di kelas 61,1-65 kg putra, Cinta dipersiapkan bertarung di kelas 46,1-49 kg putri dan Yoga bakal bersaing di kelas 57-61 kg putra. Menurut Sekretaris Pengkot Kodrat Surakarta, Joko Sriyanto, ketiganya bersama lima atlet lain menjalani latihan bersama secara intensif tiga kali sepekan, yakni setiap Rabu, Sabtu dan Minggu.

‘’Tentu kami berharap para atlet kembali meraih prestasi terbaiknya pada Popda SMA di Semarang, meski persaingan antardaerah saat ini semakin ketat,’’ tandas Joko.(Setyo Wiyono)

Editor:Budi Sarmun