Sepuluh Atlet Sepatu Roda Dijaring pada Seleksi Tim Popda

*Persaingan Tiga Nomor Jadi Penentu di Solo

SOLO,suaramerdekasolo.com. Sepuluh siswa sekolah dasar (SD) dijaring masuk tim sepatu roda Solo melalui seleksi yang diselenggarakan di selasar velodrome Manahan, Sabtu (15/2). Mereka diproyeksikan membela tim Kota Bengawan guna menghadapi ekshibisi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jateng 2020.

‘’Lima peserta putra dan lima putri yang menempati peringkat teratas, bakal masuk sebagai awak tim Solo untuk Popda mendatang,’’ kata Kabid Pembinaan Prestasi (Binpres) Pengkot Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Surakarta, Herman Budiono, Minggu (16/2).

Sesuai akumulasi point tertinggi, mereka yang terjaring yakni Dafian Putra Purnama (SD Al-Islam 2 Jamsaren), Pascalis Arya Wasesa (SD Pangudi Luhur Santo Valentinus), Muhammad Yudhistira (SDII Al Abidin), Joses Hans Setia Wibowo (SD Kristen Kalam Kudus Manahan), Ananda Mukti Saputra (SDN Manahan).

Sementara di kelompok putri, lima peserta di peringkat teratas adalah Indie Rizqya Rachmadhani (SD Djama’atul Ichwan), Felicia Cordivita Oscar (SD Kristen Manahan), Komi Aprilia Mahesa (SDN Madyotaman), Aisya Putri Nariswari (MI Ta’mirul Islam), serta Putri Najwa Alexia (SD Muhammadiyah 3 Nusukan).

47 Peserta

Herman mengungkapkan, seluruh peserta memang pelajar SD. Sebagai cabang yang baru digelar dengan status ekshibisi di Popda, belum dibuka ajang persaingan untuk jenjang SMP dan SMA. Ajang itu pun baru diikuti sekitar sepuluh kota/kabupaten se-Jateng.

Seleksi awak tim Solo diikuti 47 peserta. Rinciannya, ada 19 siswa putra dan 28 putri yang terlibat dalam persaingan tersebut. Mereka harus mampu menembus limit waktu 20 detik untuk kelompok putra dan 22 detik untuk putri di noor 200 meter flying start, sebelum meneruskan seleksi di nomor 500 meter dan 1.000 meter.

‘’Hanya 12 peserta putra dan 28 peserta putri yang lolos lolos limit, sehingga bisa terus mengikuti seleksi pada dua nomor berikutnya,’’ tutur Herman.

Ketua Pengkot Porserosi Surakarta, Riyanto menyebut seleksi itu menjadi ajang yang fair untuk membentuk tim Solo. ‘’Kami berharap, atlet-atlet yang terjaring mampu menampilkan kemampuan terbaiknya untuk Solo pada Popda Jateng di Semarang, April mendatang,’’ tandasnya.(Setyo Wiyono)

Editor:Budi Sarmun