Batal ke Thailand, Alihkan Bidikan ke Dubai

batal-ke-thailand-alihkan-bidkan-ke-dubai
BRIEFING: Pelatih kepala pelatnas menembak National Paralympic Committee Indonesia (NPCI), Saridi, melakukan breifing kepada jajaran pendukung dan atlet pelatnas di HTC Solo Baru.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Petembak Solo-Sragen Buru Peringkat

SOLO,suaramerdekasolo.com. Empat petembak pelatnas National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) mengalihkan targetnya pada perburuan tiket menuju Paralympic Games Tokyo 2020. Ajang International Wheelchair and Amputte Sports (IWAS) Games di Thailand yang batal digelar Februari ini, membuat mereka mengalihkan bidikan ke kejuaraan dunia di Dubai, 10-22 Maret mendatang.

‘’Semoga bisa menembus final. Saya harus bisa meningkatkan posisi dari peringkat sebelas kelas SH2 R5 air rifle prone, hasil kejuaraan dunia di Sydney 2019 World Shooting Para Sport Championships di Australia, Oktober lalu,’’ kata petembak pelatnas asal Sragen, Bolo Triyanto, Kamis (27/2).

Selain Bolo, tiga petembak lain kini tengah ditempa dalam latihan intensif di Hartono Trade Center Solo Baru. Ketiganya adalah atlet Solo Hanik Pujiastuti, petembak Sragen Ratmini dan atlet Papua Ahmad Ridwan.

Hanik yang mengemas 608 poin di Sydney, menempati urutan 18 dunia nomor SH1 R2 standing putri. Sedangkan Ratmini yang diplot di kelas SH2 putri, dan Ridwan di kelas SH1 air pistol putra, kini masih mengejar minimun qualification score (MQS).

Performa Bagus

Pelatih pelatnas menembak NPCI Saridi memperhitungkan, Bolo dan Hanik mampu meningkatkan peringkatnya. Anggota Grup 2 Kopassus Kandangmenjangan Kartasura itu mengungkapkan, nilai Bolo menunjukkan peningkatan bagus selama pelatnas menembak di Solo yang mulai digelar Januari lalu.

‘’Berdasarkan hasil evaluasi latihan harian selama ini, Bolo bisa menembus final. Paling tidak, dia bisa menempati peringkat delapan besar di Dubai mendatang,’’ ujarnya.

Peningkatan performa signifikan juga dicapai Hanik. Saridi memperkirakan, mahasiswi Universitas Muhammadiyah Surakarta tersebut bisa mendongkrak peringkatnya ke rentang 15-10 dunia di kelasnya.

‘’Secara fisik dan teknik, persiapan para atlet sudah cukup bagus. Pada kompetisi nanti, tinggal ketenangan dan kondisi mental bertarung mereka. Mudah-mudahan, semua kalkulasi kami tercapai,’’ tutur sang pelatih.(Setyo Wiyono)

Editor:Budi Sarmun