Empat Kali Sepekan, Tim Sepatu Roda Ditempa Bersama

empat-kali-sepekan-tim-sepatu-roda-ditempa-bersama
PACU KECEPATAN: Sejumlah atlet pelajar sepatu roda memacu kecepatan dalam latihan di selasar velodrome Manahan.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Tim Solo Bersiap Hadapi Ekshibisi Popda

SOLO,suaramerdekasolo.com. Sepuluh atlet pelajar sepatu roda Solo ditempa dalam latihan bersama empat kali sepekan di selasar velodrome Manahan. Mereka disiapkan untuk menghadapi ekshibisi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jateng yang rencananya diselenggarakan di Semarang, April mendatang.

‘’Kami ingin mempersiapkan lebih matang para atlet yang akan diturunkan. Mereka yang seluruhnya siswa SD, digembleng dalam latihan bersama. Jadwalnya setiap Senin, Selasa, Kamis dan Minggu,’’ kata pelatih tim sepatu roda Popda Surakarta, Herman Budiono, Senin (2/3).

Di luar latihan bersama tersebut, para awak tim Kota Bengawan diminta tetap berlatih di masing-masing klubnya. Sejauh ini, terdapat lima klub sepatu roda yang berada di bawah naungan Pengkot Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Surakarta. Klub-klub itu, Rogliss, Boskresero, Viper, PSSC dan Fighter, melakukan pembinaan terhadap bibit-bibit usia dini.

‘’Selain latihan menggunakan sepatu roda, khusus Senin sore, mereka menjalani latihan fisik,’’ jelas Herman yang juga Kabid Pembinaan Prestasi (Binpres) Porserosi Surakarta.

Waktu Cukup

Tim sepatu roda Kota Bengawan dibentuk melalui seleksi yang diselenggarakan di velodrome Manahan, 15 Januari lalu. Total 47 peserta dari 12 sekolah dasar (SD) bersaing. Hasilnya, lima atlet putra dan lima putri dijaring pada seleksi tersebut.

Mereka adalah Dafian Putra Purnama, Pascalis Arya Wasesa, Muhammad Yudhistira, Joses Hans Setia Wibowo, Ananda Mukti Saputra di kelompok putra. Sementara di kelompok putri, Indie Rizqya Rachmadhani, Felicia Cordivita Oscar, Komi Aprilia Mahesa, Aisya Putri Nariswari dan Putri Najwa Alexia.

‘’Waktu satu setengah bulan latihan bersama, cukup untuk persiapan menghadapi Popda. Sebab, anggota tim yang terjaring itu kan selama ini juga sudah berlatih di klubnya masing-masing,’’ ujar Ketua Pengkot Porserosi Surakarta, Riyanto.

Persaingan pada kompetisi di Jateng nanti diprediksi berlangsung ketat. Menurut Herman, selain Solo, beberapa daerah yang akan bertarung di Semarang antara lain Sukoharjo, Karanganyar dan Boyolali. Daerah lainnya yakni tuan rumah Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kota dan Kabupaten Magelang, serta Banyumas dan Temanggung.(Setyo Wiyono)

Editor: Budi Sarmun