Wonogiri Bakal Awali Lima Seri Motorace Jateng

Wonogiri-awali-lima-seri-motorace-jateng
PENJELASAN: Ketua Pelaksana balap motor Casytha Jateng Motorace 2020, Santo Dwiatmono menyampaikan penjelasan kepada pers di Solo, Senin (2/3) malam.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Pembalap Tim PON Turut Bersaing

SOLO,suaramerdekasolo.com. Lima seri kejuaraan balap motor bakal digelar Jateng sepanjang tahun ini. Adu kebut bertajuk Casytha Jateng Motorace 2020 tersebut rencananya dibuka di Wonogiri pada 21-22 Maret, serta berakhir di Solo akhir Desember mendatang.

‘’Wonogiri menjadi pilihan untuk seri pembuka, mengingat daerah itu sebenarnya memiliki banyak potensi pembalap. Tepat, karena kejurda lima seri ini bertujuan membangkitkan lagi gairah balap motor di Jateng yang menurun pada beberapa tahun terakhir,’’ kata ketua pelaksana dari Manahadap Management, Santo Dwiatmono, Selasa (3/3).

Pada konferensi pers di Solo, Senin (2/3) malam, Santo yang dampingi wakil ketua Giyatno dan bidang scrutineering Danung P mengungkapkan, jadwal seri Jateng Motorace sudah disusun. Seusai dari Wonogiri, seri kedua dirancang digelar pada 6-7 Juni dan seri ketiga pada 1-2 Agustus.

‘’Lokasi lomba seri kedua dan ketiga belum ditentukan karena kami masih menibang-nimbang, kota mana yang gairah balap motornya butuh dibangkitkan. Selain itu, sirkuitnya layak atau tidak untuk lomba,’’ jelas Santo.

Pembalap Tim PON

Sementara itu seri keempat di Karanganyar pada 14-15 November 2020, serta seri terakhir atau kelima direncanakan di Solo pada 26-27 Desember. Dia menambahkan, guna memperebutkan juara umum, peserta wajib mengikuti minimal empat seri. Selain itu, seri terakhir wajib diikutinya.

‘’Pembalap tim PON boleh turut bersaing, baik di kelas point utama maupun lokal Jateng. Atlet Solo Agus ‘Iwan’ Setiawan dan atlet Klaten Ervantona sudah memberi konfirmasi akan turun. Pembalap lain bakal menyusul,’’ ungkap Santo.

Pimpinan lomba Lilik Kusnandar menandaskan, segala regulasi dalam kejuaraan lima seri tersebut harus tetap mengacu pada peraturan Ikatan Motor Indonesia (IMI). ‘’Kalau semua sesuai standar IMI, bakal tetap tertib. Sebab kegiatan ini juga berada di bawah naungan IMI,’’ kata pria asal Rembang yang kini juga menjadi Ketua Umum Federasi Olahraga Balap Motor (FOBM) Solo itu.

Dua puluh tiga nomor akan digelar pada kejuaraan seri pertama yang memperebutkan Piala Bupati Wonogiri itu. Nomor-nomor tersebut dikelompokkan dalam enam kelas, mulai kelas utama, pemula, pendukung hingga fun race.(Setyo Wiyono)

Editor: Budi Sarmun