Cewek Pembalap Karanganyar Siap Tancap Gas di Wonogiri

cewek-pembalap-karanganyar-siap-tancap-gas-di-wonogiri
MEMACU MOTOR: Pembalap Diana Crystal Lukmawati memacu motornya dibuntuti pembalap lain dalam sebuah kejuaraan di sirkuit Manahan Solo.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Kejuaraan Casytha Motorace Jateng 2020

SOLO,suaramerdekasolo.com. Pembalap motor Karanganyar, Diana Crystal Lukmawati kembali turun gunung. Cewek yang lebih dikenal dengan panggilan Diana CL tersebut bersiap tancap gas pada seri pertama kejuaraan Casytha Motorace Jateng 2020 yang akan digelar di Alun-alun Wonogiri, 21-22 Maret mendatang.

‘’Pekan depan, saya akan latihan lagi di pelataran Gedung Wanita Karanganyar. Memang saya cukup lama tidak intensif mengikuti kejuaraan, sejak menikah dan punya anak,’’ kata dia, Rabu (4/3).

Sejak melahirkan Juni 2019, dia baru dua kali turut beradu kebut. Pertama pada kejuaraan balap motor di Alun-alun Karanganyar, serta ajang serupa di Kebumen, akhir tahun lalu. Pada kedua ajang tersebut, dia langsung menembus peringkat tiga besar kelas matic khusus wanita. Feelling balap yang cukup lama ditinggalkan, nampaknya belum benar-benar kembali menyertainya.

‘’Hanya mendapat juara kedua waktu balapan di Karanganyar, juga di Kebumen. Lama nggak latihan intensif, karena sebagian waktu untuk mengurus anak,’’ tuturnya.

Target Podium Pertama

Kendati demikian, dia bertekad untuk menyodok ke podium pertama pada adu kebut seri pertama kejurda balap motor di Wonogiri nanti. Pembalap kelahiran Karanganyar, 17 April 1995 tersebut berencana turun hanya di nomor kelas matic standar 130 cc khusus wanita.

Tapi di sisi lain, istri sesama pembalap motor Herlanda ‘’Nanda’’ Pandu Guna tersebut mengakui, persaingan di kalangan pembalap cewek saat ini relatif ketat. Sebab kini banyak bermunculan pembalap-pembalap putri yang mulai unjuk gigi di sirkuit balap motor.

‘’Ada Thata dari Kudus, Fisichela (Purwodadi), Aline (Solo), serta Endah SN dan Endah AW (Kebumen). Beberapa lainnya saya belum hafal. Jadi persaingan untuk kelas cewek, semakin ketat,’’ ujar dia.

Diana CL cukup lama malang melintang di arena balap motor, sejak masih duduk di bangku SMA. Kiprahnya berlanjut saat menempuh studi lanjut di salah satu universitas di Kota Bengawan, hingga kemudian menikah. Sederet piala dan medali pun digenggamnya dari berbagai kejuaraan. Tak hanya fun race, tetapi juga dari arena kejurprov dan kejurnas.(Setyo Wiyono)

Editor:Budi Sarmun