400 Starter Ditargetkan Beradu Kebut di Wonogiri

400-starter-ditargetkan-beradu-kebut-di-wonogiri
MEMACU MOTOR: Pembalap Solo Agus ‘’Iwan’’ Setiawan memacu motornya dalam persaingan di sirkuit Manahan pada sebuah kejuaraan.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Jelang Balap Motor Jateng Motorace

SOLO,suaramerdekasolo.com. Empat ratus starter ditargetkan bersaing pada kejuaraan balap motor di seputar Alun-alun Wonogiri, 21-22 Maret mendatang. Enam kelas disiapkan sebagai arena adu kebut Jateng Motorace seri pertama memperebutkan Piala Bupati Wonogiri, yang digelar Casytha Manahadap Manajemen tersebut.

‘’Pada kejuaraan balap motor yang kami gelar di Karanganyar tahun lalu, pesertanya mencapai 500 starter. Maka target kami di Wonogiri nanti, paling tidak 400 starter yang memanaskan persaingan,’’ kata ketua pelaksana Jateng Motorace, Santo Dwiatmono, Rabu (11/3).

Lelaki yang juga Sekretaris Federasi Olahraga Balap Motor (FOBM) Surakarta tersebut merasa yakin, target jumlah starter itu terpenuhi. Sebab, selama ini Wonogiri dinilai sebagai daerah yang memiliki banyak potensi bibit-bibit pembalap potensial. Beberapa daerah lain di sekitarnya, seperti Klaten, Sukoharjo, Karanganyar dan Solo juga punya potensi pembalap-pembalap yang haus adu kebut.

Tampil Maksimal

Pembalap andalan Klaten Ervantona, atlet Solo Agus ‘’Iwan’’ Setiawan dan cewek pembalap dari Karanganyar Diana Crystal Lukmawati telah menyatakan siap bertarung.

‘’Kami berharap bibit-bibit pembalap dari Solo Raya dan berbagai daerah lain di Jateng mampu menampilkan potensi maksimalnya di arena Motorace nanti. Bisa jadi mereka juga menghadapi persaingan dengan pembalap-pembalap dari luar Jateng di kelas open,’’ tambah Santo.

Karena itu, sejumlah kelas dibuka guna mengakomodasi animo para pembalap yang bakal berkompetisi. Yakni mulai dari kelas poin utama open, kelas point lokal Jateng, kelas pemula, matic, kelas mini GP dan sejumlah supporting class.

‘’Yang jelas, seluruh regulasi kejuaraan harus sesuai dengan peraturan-peraturan standar Ikatan Motor Indonesia (IMI),’’ tandas pimpinan lomba, Lilik Kusnandar.

Rencananya, pendaftaran peserta bakal ditutup sebelum lomba diselenggarakan. Sesuai skedul yang disusun panitia, scrutineering atau pemeriksaan mesin motor secara teknis dijadwalkan dilaksanakan pada 20-21 Maret, sebelum lomba dimulai.

‘’Jadi sebelum qualifying time trial (qtt) atau kualifikasi untuk menentukan posisi start, seluruh peserta sudah harus melewati proses scrutineering,’’ kata panitia bidang scrutineering, Danung P.(Setyo Wiyono)

Editor:Budi Sarmun