Bertekad Jinakkan Pembalap-Pembalap Tuan Rumah

bertekad-jinakkan-pembalap-embalap-tuan-rumah
LATIHAN BERSAMA: Pembalap Solo Andriyan Hidayat (depan kanan) dan Annisa Destein Cindy Qiawati (tengah) latihan bersama sejumlah atlet lain di jalur rolling kawasan Karanganyar.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Cindy dan Dayat Bertarung di Bromo KoM

SOLO,suaramerdekasolo.com. Persaingan ketat bakal terjadi pada ajang balap sepeda Bromo KoM Challenge 2020 yang digelar dengan rute Surabaya-Pasuruan-Gunung Bromo, Sabtu (14/3). Pembalap Solo, Andriyan ‘’Dayat’’ Hidayat dan Annisa Destein Cindy Qiawati pun telah memperhitungkan pertarungan tersebut.

Kendati demikian, dua atlet muda Kota Bengawan itu bertekad menjinakkan pembalap-pembalap lain dari berbagai daerah, terutama atlet tuan rumah Jawa Timur. ‘’Atlet-atlet tim pelatda balap sepeda Jatim yang disiapkan untuk PON, sudah pasti menjadi pesaing terberat. Kendati demikian, saya bertekad untuk merebut podium dalam balapan nanti,’’ kata Cindy, saat mengemas sepedanya sebagai persiapan menuju Surabaya, Kamis (12/3).

Tekad serupa juga diboyong Dayat pada pertarungan perebutkan King of Mountain (KoM) itu. Atlet Kota Bengawan proyeksi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng tersebut direkrut tim KGB Jakarta dalam event tanjakan sepanjang 25 km, dari Pasuruan hingga Wonokitri, Bromo itu.

Coba Rute

Pelatih Pengkot Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Surakarta, Agus Sadiyanto mengungkapkan, anak asuhnya itu lebih dulu berangkat ke Jatim. ‘’Dayat bersama timnya sudah mencoba rute hingga finish KoM. Mudah-mudahan, dia mampu menembus tiga besar pada persaingan tanjakan nanti,’’ tutur Agus.

Dayat dan Cindy bakal sama-sama bertarung di kelompok senior atau elite. Cindy yang rencananya bertolak dari Solo, Jumat (13/3) pagi, mengaku mempelajari jalur balapan melalui rekaman video di jaringan online.

‘’Tak ada jalur rolling. Sejak start, rutenya terus menanjak hingga finish. Rute tersebut agak mirip jalan dari Karanganyar menuju Cemara Sewu di Gunung Lawu. Maka saya sering berlatih di jalur tersebut,’’ ujar pelajar SMAN 7 Surakarta itu.

Dua atlet Solo tersebut, selama ini memang lebih memiliki karakter sebagai pembalap climber. Meski demikian pada Porprov Jateng 2018 silam, Cindy juga merebut medali perak nomor cross country, selain sekeping emas individual time trial (ITT) dan satu perak road race.(Setyo Wiyono)

Editor:Budi Sarmun