135 Atlet Pelajar Solo Batal Duel ke Semarang

135-atlet-pelajar-solo-batal-duel-ke-semarang
DUEL: Dua karateka berduel pada kualifikasi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) eks Karesidenan Surakarta, akhir Februari lalu. Popda SMA tingkat Jateng di Semarang, batal digelar sebagai antisipasi corona.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyo

*Popda SMA Jateng Ditunda

SOLO,suaramerdekasolo.com. Seratus tiga puluh lima atlet pelajar Solo batal berduel ke Semarang. Sebab, Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) SMA yang sedianya digelar di Semarang pada Senin hingga Kamis (16-19/3), ditunda hingga batas waktu yang belum ditentukan. Antisipasi penyebaran virus corona, menjadi penyebabnya.

‘’Rencana awal, tim panahan dan renang sejumlah 36 orang, berangkat pada Senin (16/3) pagi untuk selanjutnya mengikuti pembukaan di Semarang pukul 13.00. Lalu tim-tim lain berangkat bersama-sama sore harinya. Tapi karena dibatalkan, ya kontingen batal berangkat,’’ kata Kabid Olahraga Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Surakarta, Maretha Dinar Cahyono, Minggu (15/3).

Pengumuman penundaan Popda SMA disampaikan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jateng, berdasarkan salah satu keputusan hasil rakor Pengprov Jateng yang dipimpin Gubernur Ganjar Pranowo, Sabtu (14/3) malam. Atas pengumuman tersebut, Dispora Surakarta kemudian menyampaikan edaran ke seluruh tim Popda SMA Solo.

‘’Kami sampaikan ke pelatih-pelatih cabangnya untuk diteruskan ke seluruh atlet yang jadi awak tim,’’ tambah Maretha.

18 Cabang Olahraga

Jumlah atlet pelajar Solo yang disiapkan bertanding 135 orang yang didampingi 34 pelatih. Para atlet yang terbagi atas 81 pelajar putra dan 54 putri itu diplot bersaing pada 18 cabang. Yakni tenis meja, tenis lapangan, tarung derajat, bulu tangkis, atletik, judo, gulat, tinju, panahan, renang. Selain itu senam, angkat besi, sepak bola, bola voli indoor, bola basket, pencak silat, taekwondo dan karate.

‘’Saya menerima edaran tersebut, Minggu (14/3) sebelum subuh. Kemudian saya sampaikan ke para atlet yang semula disiapkan berangkat,’’ tutur pelatih tim karate Popda Solo, Agus Muzamil.

Menurutnya, empat karateka SMA telah lolos fase kualifikasi eks Karesidenan Surakarta yang digelar di Gelanggang Pemuda Bung Karno kompleks Manahan, 27 Februari lalu. Sesuai regulasi, mereka yang menjadi jawara pada masing-masing kelas, berhak untuk melanjutkan pertarungan Popda di skala Jateng.

‘’Karena Popda Jateng ditunda, maka empat karateka pelajar itu kembali ke dojonya masing-masing. Namun saya minta mereka selalu menjaga performa, sehingga tetap siap jika sewaktu-waktu Popda digelar setelah wabah tertangani,’’ ujar Agus.(Setyo Wiyono)

Editor:Budi Sarmun