Jateng Motorace Wonogiri Ditunda Menjadi Juni

PACU MOTOR: Pembalap motor Solo Agus ‘’Iwan’’ Setiawan memacu motornya pada kejuaraan di sirkuit Manahan, beberapa waktu lalu. Dia batal turun dalam balapan di Wonogiri, karena kejuaraannya ditunda.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*50-an Pembalap Sudah Pesan Nomor Start

SOLO,suaramerdekasolo.com. Rencana kejuaraan balap motor Jateng Seri I di Alun-alun Wonogiri, akhir pekan ini, batal digelar. Antisipasi ancaman penyebaran virus corona dalam kerumunan masyarakat, menjadi penyebabnya.

Padahal, berbagai persiapan telah dilakukan panitia guna menggeber ajang bertajuk Casytha Jateng Motorace 2020 tersebut. Mulai dari promosi event, hingga penyiapan berbagai perlengkapan lomba dan mengkoordinasikan penggunaan venue adu kebut dengan sejumlah pihak.

‘’Memang kami belum membuka pendaftaran, tapi sudah ada 50-an pembalap yang pesan nomor start,’’ ungkap ketua panitia pelaksana Jateng Motorace, Santo Dwiatmono, Rabu (18/3).

Namun setelah mempertimbangkan ibauan Gubenur Ganjar Pranowo agar menghindari kerumunan demi antisipasi penyebara virus corona, akhirnya diputuskan untuk menunda agenda balapan itu. Panitia pun menggeser waktu pelaksanaannya ke skedul seri kedua kejuaraan yang semula dirancang untuk lima seri tersebut.

‘’Kami putuskan menunda pelaksanaan seri I menjadi pada 6-7 Juni mendatang. Kebetulan waktu yang sebenarnya untuk seri II tersebut, belum dipastikan tempat lombanya,’’ jelas Santo yang juga Sekretaris Federasi Olahraga Balap Motor (FOBM) Surakarta.

Menyadari

Keputusan penundaan ditetapkan setelah panitia usai mengadakan rapat koordinasi dengan jajaran Pemkab Wonogiri, Senin (16/3) siang. Pengumuman penundaan kejuaraan itu kemudian langsung disebarkan melalui berbagai media sosial dan komunikasi pribadi sebagian besar calon peserta.

‘’Tentu ada kekecewaan juga dari kalangan calon peserta. Sebab mereka juga sudah menyiapkan diri dengan latihan lebih intensif dan menyempurnakan setelan mesin motornya. Tetapi, mereka menyadari situasi yang saat ini terjadi,’’ tambah Santo.

Berkait lokasi balapan sesuai jadwal penundaan menjadi 6-7 Juni mendatang, pihaknya tetap akan mengadakan di sirkuit seputar Alun-alun Wonogiri. Perizinan dari Pemkab dan jajaran kepolisian setempat juga tidak ada permasalah, jika event adu kebut itu diundur.

‘’Kami akan terus mencermati perkembangan situasi dan selalu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Mudah-mudahan wabah virus corona ini segera tertangani, sehingga semua kegiatan dapat lancar kembali,’’ ujarnya.(Setyo Wiyono)

Editor:Budi Sarmun