Dipantau, Puluhan Karateka Solo Berlatih Individual

dipantau-puluhan-karateka-solo-berlatih-individual
BERTARUNG: Karateka Solo Aisyah (kiri) bertarung pada kualifikasi Popda eks Karesidenan Surakarta di Gelanggang Pemuda Bung Karno kompleks Manahan, beberapa waktu lalu. Latihan karate saat ini diliburkan.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Urung Bertarung ke Semarang

SOLO,suaramerdekasolo.com. Urung bertarung ke Kejurprov Forki Jateng pada 8-10 April mendatang, puluhan karateka Solo kini berlatih secara individual. Latihan mandiri di rumah masing-masing tersebut dilakukan, karena ajang memperebutkan Piala Bambang Raya itu dipastikan diundur hingga batas waktu yang belum ditentukan.

‘’Sebenarnya kami akan turun full team. Sekitar 45 karateka senior dan yunior sudah mulai menjalani latihan terpusat, sebelum kejurprov Jateng itu dibatalkan demi antisipasi penyebaran virus corona,’’ kata Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) Pengkot Federasi Olahraga Karatedo Indonesia (Forki) Surakarta, Ibnu Salimi, Senin (23/3).

Pemusatan latihan para awak tim Kota Bengawan tersebut kemudian juga diliburkan. Para atlet diminta berlatih secara mandiri, dengan mengerjakan program yang diberikan pelatih Pengkot Forki Agus Muzamil.

‘’Jadi ada semacam PR program yang mesti dilakukan para atlet di rumah. Tujuannya agar kondisi fisik mereka tetap terjaga, sehingga siap jika sewaktu-waktu dibutuhkan setelah corona tertangani. Tapi latihan individual itu juga tidak bisa maksimal,’’ ujar Salimi.

Baca:Sirkuit Ditunda, Pemanjat Solo Berlatih Mandiri

Baca juga:Pembalap Asal Solo Raya Bakal Berlatih Bersama Klub-klub Lokal

30 Dojo

Terpisah, Agus Muzamil mengaku ada program latihan yang seharusnya dikerjakan para atlet di rumah. Meski demikian, dia tidak yakin seluruh atlet yang dipantaunya benar-benar menjalankan program-program tersebut.

‘’Pemantauan dan kontrolnya melalui komunikasi online. Ya tentu tidak bisa maksimal, seperti jika latihan tatap muka langsung. Tapi mau bagaimana lagi, jika situasi memang sedang tidak nyaman seperti ini,’’ tutur Agus yang juga pelatih Kelas Khusus Olahraga (KKO) SMPN 1 Surakarta itu.

Tak hanya tim Forki Kota Bengawan. Latihan pada sekitar 30 dojo/ranting karate di Solo saat ini juga diliburkan. Menurut Salimi, 30 dojo itu merupakan tempat latihan dari lima perguruan karate di Solo, yakni Lemkari, BKC, ASKI, Inkai dan Inkanas.

‘’Praktis, ribuan karateka Solo mulai dari bibit-bibit pemula hingga atlet senior juga tidak bisa berlatih bersama untuk sementara waktu. Yang jelas, kami minta mereka tetap menjaga kesehatan dan kondisi fisik masing-masing,’’ tambah dia.(Setyo Wiyono)

Simak:Klub Voli Vita Solo Liburkan Ratusan Anak Didiknya

Simak juga:Antisipasi Corona, 269 Atlet Pelatnas APG Segera Dipulangkan

Editor: Budi Sarmun