Sirkuit Panjat Tebing Ditunda, Pengcab FPTI Karanganyar Rugi

fpti-karanganyar
FOTO ILUSTRASI

KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com -Sirkuit panjat tebing (SPT) Soloraya di Karanganyar yang mestinya digelar 27 hingga 29 Maret terpaksa ditunda. Pihak panitia belum bisa memastikan, kapan sirkuit putaran kedua itu bakal digelar.

Namun mereka berharap, badai virus korona yang sudah menjadi pandemi itu segera berlalu, sehingga kompetisi panjat tebing se karesidenan Surakarta itu bisa segera digelar.

“Kita tunggu situasi hingga akhir Mei, setelah itu kita putuskan, apakah kita lanjutkan atau kita batalkan,” kata sekretaris Pengcab FPTI Karanganyar, Diaz TG, Minggu (22/3).

Dikatakan, untuk memutuskan apakah sirkuit panjat tebing itu dilanjutkan, ditunda atau dibatalkan memang tidak mudah. Pasalnya, panitia harus berkonsultasi dengan berbagai pihak. Baik itu Koni Karanganyar, Pengurus cabang FPTI, maupun Dinas Perdagangan sebagai pemilik venue.

Surat edaran dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, dari kepolisian, dan Pemkab Karanganyar menjadi juga referensi. “Setelah mengadakan rapat, kita putuskan untuk ditunda dengan batas waktu yang belum bisa ditentukan,” kata Adi, ketua panitia.

Dengan penundaan itu, lanjut dia, panitia maupun Pengcab FPTI Karanganyar jelas merugi. Sebab, panitia sudah terlanjur membayar sewa peralatan atau sarana, tapi tidak jadi digunakan. Panitia juga sudah mengeluarkam biaya untuk pemasangan wall boulder yang kemungkinan harus dibongkar lagi karena venuenya akan digunakan.

Belum lagi hal-hal yang sifatnya administratif, juga membutuhkan biaya. “Tapi mau apa lagi, wong situasinya seperti ini,” pungkasnya.(Vladimir Langgeng)

Editor : Budi Sarmun