Hasil Seleksi Tim Popda Sepatu Roda Solo Dipertahankan

hasil-seleksi-tim-sepatu-roda-popda-solo-dipertahankan
JELANG LATIHAN: Sejumlah atlet pelajar sepatu roda Surakarta bersama jajaran pelatih menjelang latihan di selasar velodrome Manahan, sebelum mereka bersama diliburkan karena KLB corona.(suaramerdekasolo.com/dok)

*Persiapan Ekshibishi Popda Jateng yang Ditunda

SOLO,suaramerdekasolo.com. Kapan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) berskala Jateng akan digelar, setelah tertunda akibat wabah corona, belum ada yang bisa memastikan. Kendati demikian, jajaran pelatih tim sepatu roda Popda Solo untuk sementara tetap mempertahankan hasil seleksi yang dilakukan beberapa waktu lalu.

‘’Sepuluh atlet pelajar hasil seleksi Februari silam, hingga kini terus kami pantau kondisinya, meski situasi belum memungkinkan untuk kembali menggelar latihan bersama di velodrome Manahan,’’ kata pelatih tim Popda sepatu roda Surakarta, Herman Budiono, Minggu (29/3).

Seluruh atlet tersebut merupakan siswa SD. Mereka yang terbagi atas lima putra dan lima putri tersebut merupakan hasil penjaringan yang diselenggarakan di selasar velodrome Manahan, 15 Januari silam. Keseluruhan peserta seleksi waktu itu 47 anak dari 12 SD. Mereka merupakan anak-anak binaan klub-klub sepatu roda di Kota Bengawan, yakni Rogliss, Boskresero, Viper, PSSC dan Fighter.

‘’Kami telah memprogramkan latihan bersama untuk mereka untuk menghadapi Popda. Namun akhirnya diliburkan, setelah Solo dinyatakan berstatus kejadian luar biasa (KLB) corona,’’ tutur Herman.

Berlatih Fisik

Pria yang juga Kabid Pembinaan Prestasi (Binpres) Pengkot Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Surakarta itu mengungkapkan, para atlet pelajar SD tersebut diminta tetap menjaga kesehatan dan berlatih penjagaan kondisi fisik di rumah masing-masing. Pemantauan dilakukan pelatih melalui grup whatshapp, meski diakuinya tidak akan seoptimal dan seefektif jika latihan bersama di lapangan.

Sebenarnya, sepuluh siswa Kota Bengawan tersebut sudah pernah menjalani latihan gabung selama beberapa kali pertemuan. Latihan dijadwalkan dilakukan empat kali dalam sepekan di velodrome Manahan di bawah racikan pelatih Herman Budiono dan Bakhtiar.

‘’Jika tidak ditunda, mestinya tim Solo akan berlomba di Semarang pada 20-23 April mendatang, sesuai jadwal Popda SD. Tetapi karena Popda Jateng, semua tingkatan mulai SD hingga SMA ditunda, kami akan menunggu pengumuman selanjutnya. Mestinya setelah wabah corona tertangani,’’ ujar Herman.(Setyo Wiyono)

Editor:Budi Sarmun