Corona Kacaukan Lanjutan Seleksi Pembalap PPLOP

corona-kacaukan-lanjutan-seleksi-balap-sepeda-PPLOP
MEMACU SEPEDA: Tiga pembalap memacu sepedanya pada seleksi atlet PPLOP Jateng di jalur tanjakan Benjen - Karangpandan, wilayah Karanganyar, 14 Februari lalu.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Tes Kesehatan dan Psikologi Ditunda

SOLO,suaramerdekasolo.com. Wabah corona mengancaukan lanjutan seleksi atlet Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLOP) Balap Sepeda Jateng. Selepas penjaringan melalui adu kebut sepanjang 17 kilometer dari Bejen hingga SDN Gerdu 1 Karangpandang di wilayah Karanganyar, 14 Maret lalu, tahap-tahap lanjut seleksi tersebut ditunda.

‘’Tes kesehatan yang semula dijadwalkan pada 23 Maret, ditunda. Demikian pula tes psikologi bagi para peserta. Kalau situasi wabah corona sudah terkendali, tentu Balai PPLOP Jateng menyampaikan pengumuman lagi,’’ kata pelatih balap sepeda PPLOP Jateng, Agus Sadiyanto, Selasa (31/3).

Seleksi dilakukan di jalur lereng Gunung Lawu, karena PPLOP Balap Sepeda Jateng bermarkas di kawasan Punggawan, Solo. Jalur itu juga sering digunakan latihan rutin awak tim pelajar tersebut.

Koordinator seleksi atlet pada Balai PPLOP Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jateng, Sigit Infantoro membenarkan penundaan tahapan lanjutan seleksi balap sepeda itu. ‘’Tes lanjutan untuk balap sepeda memang ditunda. Efek virus corona membuat berantakan skedul yang telah disusun untuk seleksi atlet PPLOP,’’ jelasnya.

Delapan


Kendati demikian, tahapan pertama seleksi yakni balapan di jalur tanjakan lereng Gunung Lawu lebih dari dua pekan lalu tersebut, tetap digunakan. Delapan peserta yang lolos syarat administrasi telah ikuti adu kebut itu.

Pembalap tercepat adalah Bima Satria Nugroho, siswa SMPN 5 Semarang, dibuntuti pembalap SMP Nurul Islam Ngemplak Boyolali, Hersanto Arif Wicaksana. Lalu, Muhammad Royan Brilliant (SMPN 1 Gawanan Colomadu Karanganyar), disusul Muhammad Farrel Alfaridzi (SMPN 14 Semarang), serta Ananda Fadhil Al Fairus (SDN 5 Tritih Kulon Cilacap). Tiga peserta lain berada di belakangnya.

‘’Hasil seleksi akan diumumkan Balai PPLOP Jateng setelah seluruh tahapan tes, rampung. Empat peserta terbaik diambil untuk masuk PPLOP tahun ini, karena ada empat atlet lama yang akan lulus SMA,’’ tutur pelatih lain balap sepeda PPLOP Jateng, Budi Siswanto.

Terdapat lima pembalap pelajar di PPLOP. Empat pembalap pelajar yang tahun ini lulus yakni Shindu Ardiyanto (Solo), Rifyal Nurhasifa (Klaten), Muhammad Hanif (Pekalongan) dan Bagus Abel Tasman (Cilacap). Sedangkan yang masih bertahan di PPLOP adalah Farhan Hilal Cipta (Tegal).(Setyo Wiyono)

Editor:Budi Sarmun