Program Wajib, Latihan Olah Bola Individual

program-wajib-latihan-olah-bola-individual
BEREBUT BOLA: Dua atlet pelajar Kelas Khusus Olahraga (KKO) SMPN 1 Surakarta berebut bola di lapangan Karangasem, beberapa waktu lalu, saat Solo belum berstatus KLB corona.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*31 Siswa Sepak Bola KKO Selama KLB Corona

SOLO,suaramerdekasolo.com. Latihan individual harian tetap menjadi program wajib bagi 178 siswa Kelas Khusus Olahraga (KKO) SMPN 1 Surakarta yang diliburkan karena Solo berstatus kejadian luar biasa (KLB) corona. Tak terkecuali bagi 31 atlet pelajar cabang sepak bola yang berada di KKO tersebut.

‘’Joging minimal 30 menit setiap pagi menjadi program wajib bagi anak-anak di rumah. Memang tak bisa maksimal selayaknya latihan bareng di lapangan. Tetapi setidaknya bisa menjaga kebugaran mereka,’’ kata pelatih sepak bola KKO, Agus ‘’Atek’’ Pratikto, Rabu (1/4).

Tak hanya itu. Melalui grup whatsapp (WA), mantan pelatih puslatda Persis Muda Solo tersebut juga memberikan program individual olah bola. Beberapa penjagaan dan peningkatan skill individu seperti jugling dan dribbling bola pun wajib dilakukan para anak asuhnya.

‘’Passing pendek, memantulkan bola di tembok juga harus dilakukan. Ada perhitungan-perhitungan tertentu yang mesti dilakukan anak-anak,’’ ujar dia.

Setor Video

Melalui grup WA pula, Atek dibantu asisten pelatih Rianto Ardi Nugroho melakukan pemantauan atas pelaksanaan program-program bagi para siswanya. Mereka diminta merekam aktivitas latihan yang dilakukan sesuai porsi yang telah diprogramkan.

‘’Jadi semua anak harus selalu setor video aktivitas latihannya di rumah. Harapannya, tentu saja kondisi dan sentuhan bola anak-anak terjaga, atau tidak merosot tajam,’’ jelasnya.

Meski demikian, semua pihak diharapkan memaklumi jika terjadi penurunan performa 31 pelajar sepak bola KKO itu. Sebab selama sebelum KLB corona, jadwal latihan mereka padat, pagi dan sore. Setiap pagi sebelum berangkat sekolah, mereka digembleng di lapangan Kotabarat. Sementara pada sore harinya, anak-anak itu diasah di beberapa lapangan Kota Bengawan.

Sesuai jadwal rutin, setiap Senin sore mereka ditempa Atek dan Rianto di lapangan sepak bola Sumber. Lalu Selasa sore di lapangan Kartopuran, Rabu sore di Stadion Sriwedari, Kamis sore di lapangan Karangasem, serta Jumat dan Minggu sore berlatih bersama seluruh atlet KKO dari berbagai cabang olahraga lain di kompleks Manahan.

‘’Intensitas latihan harian pagi-sore saat hari normal itu, tidak mungkin tergantikan dengan latihan individual di rumah. Tapi hal tersebut merupakan cara terbaik untuk menjaga kondisi anak-anak,’’ tandas Atek.(Setyo Wiyono)

Editor:Budi Sarmun