35 Atlet Pelatnas Paralympic Akhirnya Menyusul Pulang

35-atlet-pelatnas-paralympic-akhirnya-menyusul-pulang
FOREHAND: Atlet pelatnas tenis meja NPCI David Jacobs melepas pukulan forehand dalam latihan di Hartono Trade Center Solobaru, beberapa waktu lalu.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Paralympic Tokyo Resmi Ditunda 2021

SOLO,suaramerdekasolo.com. Tiga puluh lima atlet pelatnas proyeksi Paralympic Games Tokyo yang menjalani training camp (TC) di Solo, akhirnya dipulangkan, Minggu (5/4). Mereka menyusul 269 atlet pelatnas ASEAN Para Games (APG) Filipina, yang lebih dulu dipulangkan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) secara bertahap hingga akhir Maret lalu.

‘’Seluruh atlet dipulangkan guna mengantisipasi Covid-19. Apalagi Paralympic Tokyo 2020 resmi ditunda menjadi 2021. Tapi latihan tetap dilakukan seluruh atlet di daerahnya, dengan program harian diberikan pelatih secara daring,’’ kata Wakil Sekjen NPCI Rima Ferdianto, Senin (6/4).

Para atlet yang sedang berjuang memburu tiket untuk bersaing pada pesta olahraga disabilitas sejagat itu, berasal sejumlah cabang olahraga. Cabang-cabang tersebut antara lain atletik, renang, tenis meja, bulu tangkis, angkat berat, menembak dan balap sepeda.

Bertahan

‘’Memang ada beberapa atlet yang masih bertahan latihan di venue khusus di Solo. Kebetulan beberapa dari mereka punya rumah di Solo. Tapi praktiknya, ketat. Hanya mereka sendiri dan pelatih yang bisa masuk dan menggunakan venue latihan itu,’’ tandas Rima.

Dia menambahkan, beberapa atlet yang masih bertahan dalam latihan di Solo antara lain David Jacobs, Agus Sutanto dan Adyos Aston untuk cabang tenis meja. Selain itu Suryo Nugroho, Fredy Setiawan dan Leani Ratri untuk cabang bulu tangkis.

‘’Kami sangat protektif dan benar-benar mengikuti protokol kesehatan guna perlindungan para atlet. Jadi penerapan protokol itu, termasuk pelaksanaan program latihannya, benar-benar dilakukan secara ketat,’’ tandasnya.(Setyo Wiyono)

Editor:Budi Sarmun