Pembalap Sepeda Solo Tetap Asah Kemampuan Tanjakan

pembalap-sepeda-solo-tetap-asah-kemampuan-tanjakan
BERLATIH: Pembalap muda Solo Shindu Ardiyanto (kanan) dan atlet Boyolali Jefry Irawan berlatih untuk menjaga fisik menggunakan sepeda MTB di kebun teh Kemuning, lereng Gunung Lawu, akhir pekan lalu.(suaramerdekasolo.com/dok ISSI Surakarta)

*Latihan Individual, Hindari Bergerombol

SOLO,suaramerdekasolo.com. Sejumlah pembalap sepeda Solo tetap mengasah kemampuan diri dalam situasi kewaspadaan mengantisipasi penularan virus corona. Beberapa atlet seperti Andriyan ‘’Dayat’’ Hidayat dan Shindu Aryanto menjaga kondisi fisiknya dengan berlatih di beberapa jalur tanjakan dan rolling.

‘’Intinya, demi penjagaan kondisi fisik. Dayat dan Shindu sering berlatih bersama Jefry Irawan. Tapi latihannya tidak bergerombol. Maksimal tiga orang, masing-masing tetap jaga jarak,’’ kata pelatih Pengkot Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Surakarta, Agus Sadiyanto, Selasa (7/4).

Jefry merupakan pembalap asal Boyolali. Namun sebelum masuk ke kategori senior, dia juga merupakan atlet yunior Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLOP) Jateng yang bermarkas di kawasan Punggawan, Solo. Dayat juga atlet lulusan balap sepeda PPLOP Jateng, sedangkan Shindu hingga saat ini masih tercatat sebagai awak tim pusat latihan pelajar tersebut.

Kebun Teh Kemuning

Pada Sabtu (4/4) lalu, misalnya, ketiganya melatih daya tahan dan kekuatan fisik ke jalur tanjakan Gunung Lawu. Menggunakan sepeda MTB, para atlet tersebut melewati Karanganyar kota, naik ke rute Karangpandang, serta lanjut ke kawasan kebun teh Kemuning di kawasan Ngargoyoso.

Sementara pada Selasa (7/4) pagi, mereka berlatih di jalur rolling, Solo-Boyolali-Salatiga lewat jalan alternatif. Sementara itu, satu-satunya pembalap putri Kota Bengawan, Annisa Destein Cindy Qiawati berlatih sendiri secara terpisah.

‘’Saya selalu memantau latihan anak-anak. Yang penting, tidak berhenti di tempat-tempat yang ramai, serta menghindari bergerombol. Kalau tidak latihan keluar, mereka ngerol di rumah masing-masing. Saya juga selalu tekankan menjaga kebersihan, langsung mandi usai latihan,’’ ujar Agus yang juga pelatih PPLOP Balap Sepeda Jateng.

Dia mengungkapkan, Dayat saat ini memperkuat tim KGB Jakarta. Dia bergabung dengan Jefry yang sudah cukup lama direkrut tim tersebut. Sementara Shindu masih menyelesaikan studinya di SMA Batik 2 Surakarta, serta masih menghuni PPLOP Jateng.(Setyo Wiyono)

Editor:Budi Sarmun