Pemain Pelatnas Sepak Bola CP Tetap Asah Motor Ability

pemain-pelatnas-sepak-bola-cp-tetap-asah-motor-ability
BEREBUT BOLA: Sejumlah pemain pelatnas sepak bola CP berebut bola dalam latihan di lapangan Baturan, ketika masih menjalani training camp NPCI di Solo, beberapa waktu lalu.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

SOLO,suaramerdekasolo.com. Performa para pemain pelatnas sepak bola celebral palsy (CP) poyeksi ASEAN Para Games (APG) Filipina 2020 diharapkan tetap terjaga, selama mereka dipulangkan dari training camp (TC) di Solo demi antisipasi wabah corona, sejak akhir Maret lalu.

Pelatih pelatnas Anshar Ahmad selalu mengingatkan agar 13 atlet asuhannya tetap mengasah motor ability. Motor ability adalah kemampuan umum seseorang untuk dapat melakukan berbagai macam gerakan, di antaranya daya tahan, kecepatan, kelincahan koordinasi mata dan tangan, serta keseimbangan.

‘’Personel pendukung pelatnas, Pomo Warih, telah mengunggah video pola-pola latihan ke grup whatsapp (WA), yang bisa diterapkan anak-anak di rumah,’’ kata Anshar, Kamis (16/4).

Dia yang dibantu asisten pelatih Afif Banyu mengungkapkan, intensitas latihan individual para atlet diturunkan menjadi tiga kali sepekan. Fokusnya pada penjagaan kemampuan yang telah diperoleh selama TC National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) di Kota Bengawan sejak Mei 2019.

Jaga Kondisi

Kiper pelatnas sepak bola CP dari NPCI Salatiga, Amin Rosyid berlatih di lapangan desa kawasan Klero.(suaramerdekasolo.com/dok)

Sejumlah pemain pelatnas menyatakan tetap berlatih demi menjaga kondisi. Kiper Amin Rosyid mengungkapkan, latihan koordinasi gerak tubuh biasa dilakukan di lapangan kawasan Klero. Atlet yang bernaung di bawah NPCI Salatiga itu juga mengasah kekuatan kaki pada tangga rumah pompa bendungan sungai di belakang rumahnya.

‘’Latihan sesuai pogram pelatih, tiga kali sepekan. Hari-hari lain tetap latihan sendiri demi menjaga kebugaran,’’ ungkap Amin.

Hal serupa dilakukan kapten tim pelatnas sepak bola CP, Yahya Hernanda. Gelandang asal Kalsel itu mengaku menambah porsi menjaga fisiknya dengan bersepeda. ‘’Tak harus dengan jarak yang jauh, yang penting kondisi fisik tetap terjaga,’’ tuturnya.

Menurut Anshar, tim yang diproyeksikan mempertahankan gelar juara APG tersebut sebenarnya sudah benar-benar siap bertarung, hingga pertengahan Maret lalu. ‘’Tapi karena dipulangkan demi antisipasi penyebaran virus corona, kemampuan mereka sekarang pasti menurun,’’ ujar mantan pemain Arseto Solo itu.(Setyo Wiyono)

Editor:Budi Sarmun