Ratusan Atlet NPCI Jateng Diminta Tetap Jaga Kondisi

ratusan-atlet-npci-jateng-diminta-tetap-jaga-kondisi
LEMPAR CAKRAM: Atlet pelatnas asal Jateng, Bingah Tritih Timur bersiap melepas cakram dalam latihan di Stadion UNS Surakarta kampus Kentingan, saat pandemi corona belum melanda.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Meski PJP Terhenti Karena Pandemi

SOLO, suaramerdekasolo.com. Program Pembinaan Jangka Panjang (PJP) bagi ratusan atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jateng, terhenti. Pandemi corona membuat alokasi dana dari Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jateng ke otorita olahraga disabilitas tersebut, dialihkan untuk percepatan penanganan Covid-19.

‘’Maka program PJP untuk 205 atlet dan pelatih juga terhenti. Tapi saya meminta mereka agar tetap semangat untuk menjaga kondisi dan performa diri sebaik-baiknya, meski berlatih secara mandiri,’’ kata Ketua Umum NPCI Jateng, Osrita Muslim, Minggu (10/5).

Para atlet tersebut merupakan bagian dalam kerangka yang disiapkan guna menghadapi Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) Papua yang sedianya digelar pada November mendatang. Namun pesta olahraga disabilitas terbesar se-Tanah Air itu, diundur setahun, sejalan dengan pengunduran pelaksanaan PON Papua 2020.

Selekda atlet dilanjutkan pelatda Jateng yang sedianya diselenggarakan pada April, juga urung diselenggarakan. Rencananya, para atlet PJP merupakan rancangan besar dalam program seleksi atlet Jateng.

Sejumlah Cabang

Sekretaris NPCI Jateng Priyano mengungkapkan, pihaknya telah berusaha berkoordinasi dengan pimpinan Disporapar Jateng mengenai pemberian dana rutin bagi 205 atlet dan pelatih PJP yang telah menjalankan latihan hingga Maret. Namun belum ada perkembangan lebih lanjut.

‘’Para atlet PJP tersebut terpilah pada sejumlah cabang olahraga, di antaranya atletik, renang, tenis meja, bulu tangkis dan menembak. Mereka diharapkan tetap menjaga kondisi,’’ ujar Priyano, yang juga atlet atletik pelatnas itu.

Osrita menambahkan, jika kemampuan diri para atlet tersebut tetap terjaga, maka mereka sangat berpeluang untuk kembali masuk PJP atau pelatda Jateng, jika pandemi Covid-19 telah teratasi. Lebih-lebih pada 2021, bakal digelar Peparnas yang sempat tertunda karena corona.

‘’Jadi teman-teman atlet Jateng harus tetap bersemangat untuk selalu menjaga kesehatan dan latihan mandiri. Sebab mereka juga yang akan menjadi tumpuan Jateng untuk kembali merebut gelar juara umum pada Peparnas 2021,’’ tandas Osrita.(Setyo Wiyono)

Editor:Budi Sarmun