Lima Petenis Meja NPCI Jateng Asah Diri Songsong 2021

lima-petenis-meja-npci-jateng-asah-diri-songsong-2021
BACKHAND: Petenis meja NPCI Jateng Osrita Muslim mengembalikan bola backhand pada kejuaraan internasional Indonesia Open di Karanganyar, beberapa waktu lalu.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Tiga Atlet Berlatih Bersama di Solo

SOLO,suaramerdekasolo.com – Enam petenis meja National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jateng tetap menempa diri sebagai persiapan menyongsong berbagai event 2021. Tetap menjalani protokol ketat kesehatan guna mengantisipasi Covid-19, tiga dari mereka berlatih terpusat di Solo.

Mereka adalah Suwarti, Osrita Muslim dan Sefrianto ‘’Yosef’’. Ketiga atlet yang bernaung di bawah NPCI Surakarta itu berlatih tiga kali sepekan di Hartono Trade Center (HTC) Solobaru, yang menjadi tempat training camp (TC) pelatnas NPCI 2019-awal 2020.

‘’Memang kami sempat berlatih sendiri di rumah. Namun guna saling menambah semangat dan mengasah kemampuan, lalu latihan lagi di HTC. Tentu sesuai protokol ketat kesehatan,’’ kata Osrita yang juga Ketua Umum NPCI Jateng itu, Jumat (15/5).

Sementara dua atlet lainnya, Ana Widyasari (NPCI Surakarta) dan Banyu Tri Mulyo (Tegal) berlatih individual di rumahnya masing-masing. Mereka berlima sebenarnya merupakan atlet-atlet pelatnas proyeksi ASEAN Para Games Filipina 2020 bersama 264 atlet lain, tapi akhir Maret lalu dipulangkan dari TC pelatnas NPCI demi mengantisipasi persebaran Covid-19.

APG Vietnam dan Peparnas

Petenis meja NPCI Jateng asal Tegal, Banyu Tri Mulyo melepas pukulan forehand saat menjalani training camp pelatnas di Solo, beberapa waktu lalu.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

Osrita mengungkapkan, para petenis Jateng tetap berlatih intensif sebagai persiapan menyongsong berbagai ajang pada 2021. Setelah tahun ini dibatalkan dan ditunda akibat pageblug corona, maka beberapa agenda yang mengadang mereka tahun depan antara lain APG Vietnam 2021, Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) Papua 2021, serta Paralympic Games Tokyo 2021.

Suwarti merupakan salah seorang atlet yang pada tahun ini masih berada pada track perburuan tiket pesta olahraga disabilitas terbesar sejagad tersebut. ‘’Karena itu, Suwarti paling rajin berlatih rutin di HTC,’’ tambah Osrita.

Kelima atlet tersebut juga menjadi andalan Jateng dalam perburuan medali emas tenis meja pada Peparnas yang sebenarnya diagendakan digelar di Papua tahun ini. Namun karena ditunda, maka mereka juga tetap mengincar medali emas pada pesta olahraga difabel empat tahunan di Papua, 2021 mendatang.(Setyo Wiyono)

Editor: Budi Sarmun