Atletik Siapkan 55 Atlet untuk Pelatnas Jarak Jauh NPCI

atletik-siapkan-55-atlet-untuk-pelatnas-jarak-jauh-NPCI
MEMACU: Atlet pelatnas Doni Yulianto (depan) dan Jaenal Aripin memacu kursi rodanya di lintasan atletik Stadion Sriwedari dalam latihan terpusat di Solo, beberapa waktu lalu.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Sepak Bola CP Mulai Simulasikan ke Timnya

SOLO,suaramerdekasolo.com. Lima puluh lima atlet atletik kembali disiapkan untuk mengikuti pelatnas mandiri jarak jauh yang dirancang National Paralympic Committee Indonesia (NPCI). Mereka merupakan para atlet pelatnas proyeksi ASEAN Para Games (APG) Filipina 2020 yang akhirnya urung digelar karena pandemi Covid-19.

‘’Seluruh atlet pelatnas yang dipulangkan dari training camp (TC) di Solo, akhir Maret lalu, kami data kembali. Sembilan puluh persen sudah siap menjalankan program latihan secara daring melalui aplikasi zoom,’’ kata pelatih atletik pelatnas NPCI, Purwo Adi Sanyoto, Senin (18/5).

Kendati demikian, ada sejumlah atlet yang mengalami kendala. Beberapa hambatan tersebut antara lain menyangkut kelancaran jaringan internet dan penguasaan teknologi informasi secara individual. Maka mereka terus dipandu dalam penguasaan aplikasinya, serta mendapatkan jaringan seluler yang lebih lancar.

‘’Kami akan terus bimbing mereka menguasai aplikasi untuk pengiriman program-program latihan dan pelaksanaan programnya itu, bagi seluruh atlet atletik,’’ ujar alumus Fakultas Keolahragaan (FKor) UNS Surakarta tersebut.

Simulasi

Para pemain tim sepak bola CP berlatih di Lapangan Baturan, Colomadu, saat menjalani training camp di Solo, beberapa waktu lalu.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

Menurutnya, simulasi penggunaan aplikasi zoom termasuk penyampaian program dan pelaksanaan latihan, terus dibiasakan pada para atlet. Diharapkan, mereka dapat lancar memanfaatkan aplikasi daring tersebut sebelum akhir Mei.

Hal serupa dilakukan jajaran pelatih pelatnas sepak bola celebral palsy (CP) terhadap awak timnya, yang kini tersebar di masing-masing kampung halamannya. Pelatih sepak bola CP, Anshar Ahmad menyebut sebagian besar pemainnya yang berjumlah 13 orang telah lancar menggunakan zoom, namun ada beberapa lainnya belum terbiasa.

‘’Kami terus memberikan bimbingan agar anak-anak segera menguasai penggunaan aplikasi itu. Jadi saat nanti pelatnas jarak jauh NPC benar-benar dilakukan, mereka tak lagi kebingungan,’’ tutur Anshar.

Wakil Sekjen NPCI Rima Ferdianto mengungkapkan, kemungkinan pogram pelatnas mandiri jarak jauh yang telah dikoordinasikan dengan Kemenpora tersebut diharapkan dapat mulai dilakukan pada awal Juni mendatang. ‘’Pesertanya, 269 atlet pelatnas dari 16 cabang olahraga APG Filipina 2020, plus 35 atlet pelatnas proyeksi Paralympic Tokyo yang diundur jadi 2021,’’ jelas Rima.(Setyo Wiyono)

Editor: Budi Sarmun