Tiga Rencana Kejuaraan Panjat Tebing di Solo Dijadwal Ulang

tiga-rencana-kejuaraan-panjat-tebing-di-solo-dijadwal-ulang
BERLATIH: Seorang pemanjat pemula Solo Adventum, Nanda Devi Saba berlatih di papan panjat kompleks Manahan, ketika pandemi Covid-19 belum menyerang.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Agenda FPTI Surakarta Berantakan

SOLO,suaramerdekasolo.com. Tiga skedul kejuaraan panjat tebing di Solo yang rencananya diselenggarakan tahun ini, bakal dijadwal ulang. Ketiga agenda tersebut adalah kejurnas terbuka nasional, kejuaraan berskala Jateng, serta ajang persaingan pemanjat pemula di lingkup Solo.

‘’Tak mungkin menggelar kejuaraan saat pandemi masih melanda negeri ini. Semua agenda hasil raker tahunan, berantakan. Nanti akan dijadwal ulang, sesuai perkembangan situasi,’’ kata Ketua Harian Pengkot Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Surakarta, Marjiyanto ‘’Ipunk’’ Bialangi Kasim, Jumat (22/5).

Penyelenggaraan tiga ajang kompetisi menjadi bagian agenda federasi itu pada rapat kerja (raker) yang dipimpin Ketua Umum FPTI Surakarta Her Suprabu, 9 Februari lalu. Tapi rancangan tersebut hampir mustahil direalisasi, karena pandemi Covid-19 tak kunjung tertangani hingga kini.

‘’Seandainya pandemi berakhir pertengahan tahun ini pun, sangat sulit direalisasi karena alokasi dana untuk olahraga dari Pemkot maupun sponsor, pasti dialihkan ke berbagai urusan Covid dan efeknya,’’ ujar Ipunk.

Dipantau

Pageblug korona yang membuat Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo mengumumkan status kejadian luar biasa (KLB) Covid-19 di Solo pada 13 Maret lalu, memang membuat hampir seluruh aktivitas olahraga prestasi terhenti.

Sekolah diliburkan, para siswa belajar dari rumah. Latihan rutin cabang-cabang olahraga diliburkan. Bibit-bibit atlet panjat tebing klub Solo Adventum yang biasa berlatih di papan panjat kompleks Stadion Manahan, diminta tetap berlatih di rumah. Mereka sebagian besar anak-anak usia SD dan SMP.

‘’Aktivitas para anggota klub terus kami pantau. Rata-rata tetap semangat berlatih dengan berbagai cara. Ada yang pull up di pintu rumah, ada yang manjat dinding rumah neneknya, ada yang latihan di dinding talud,’’ ungkap Ketua Klub Solo Adventum, Teddy Saba.

Maka, dirinya bersama Ipunk dan Sutrisno, atlet senior Solo yang sering mendampingi latihan para pemanjat pemula, mulai memikirkan teknik tata cara dan protokol kesehatan jika nanti kegiatan-kegiatan olahraga mulai dibuka kembali. ‘’Mudah-mudahan pandemi segera mereda,’’ tambah Teddy.(Setyo Wiyono)

Editor: Budi Sarmun