Pelatnas Mandiri Jarak Jauh NPCI Dimulai

pelatnas-mandiri-jarak-jauh-npci-dimulai
BERLATIH: Sejumlah atlet atletik pelatnas National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) berlatih di Stadion Sriwedari saat training camp (TC) masih digelar di Solo.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Guna Hadapi Multievent Olahraga 2021

SOLO,suaramerdekasolo.com. Ratusan atlet National Paralympic Committee Indonesia (NCPI) yang gagal bersaing di ajang ASEAN Para Games (APG) Filipina 2020, kini kembali bersemangat. Sebab, sejak Selasa (2/6), mereka kembali ditempa dalam program pelatnas yang menggunakan model mandiri jarak jauh.

‘’Program pelatnas jarak jauh dilakukan karena masih pandemi Covid-19. Tapi para atlet tak boleh berhenti latihan, karena pada 2021 ada APG Vietnam dan Paralympic Games Tokyo yang ditunda dari 2020 menjadi 2021,’’ kata Wakil Sekjen NPCI Rima Ferdianto, Jumat (5/6).

Para atlet yang masuk program pelatnas tersebut, asumsinya sama dengan awak pelatnas 2019-2020. Saat NPCI memulangkan para atlet yang menjalani training camp (TC) pelatnas di Solo guna mencegah penyebaran virus corona pada akhir Maret lalu, tercatat ada 269 atlet proyeksi APG yang terbagi dalam 16 cabang olahraga.

Cabang-cabang itu adalah atletik, angkat berat, renang, bulu tangkis, tenis meja, panahan, bola voli duduk dan sepak bola celebral palsy (CP). Selanjutnya catur, balap sepeda, para triathlon, bakset kursi roda, judo tunanetra, boccia dan goalball. Selain itu, terdapat 35 atlet proyeksi Paralympic Games Tokyo, termasuk para atlet menembak.

Aplikasi Daring

Menurut Rima, program dan pengerjaan latihan dikontrol melalui aplikasi daring zoom. Meski ada beberapa kendala, namun secara umum berjalan positif.

‘’Kendala awal, masih gagap teknologi. Tapi kini sebagian besar mulai terbiasa. Kendala lain, problem sinyal serta penyesuaian waktu latihan terutama yang tinggal di daerah Indonesia Bagian Tengah dan Timur,’’ tutur Rima.

Para atlet menyambut program pelatnas jarak jauh dengan penuh semangat. Atlet atletik Priyano dan pembalap para cycling Wagiyo menyebut, pelatnas memacu motivasi untuk kembali rajin berlatih. Kendati demikian, keduanya mengaku selama ini tetap berlatih sendiri demi menjaga performa.

‘’Karena ada program dan waktu latihan bersama meski jarak-jauh, semangat meningkat lagi. Tapi bagi atlet PNS, sebelum mendapat dispensasi berdasarkan surat resmi pelatnas, agak sulit untuk latihan pagi, karena harus masuk dinas,’’ tutur Priyano yang juga PNS di Pemkab Cilacap.(Setyo Wiyono)

Editor: Budi Sarmun