KONI Klaten Segera Siapkan Agenda Jelang New Normal

RAPAT PERDANA : Para pengurus KONI menghadiri rapat perdana sejak pandemi covid-19 di Kantor KONI, Senin (8/6) malam. Semua memakai masker dan duduk pada jarak minimal 1 meter.(suaramerdekasolo.com/Merawati Sunantri) 

KLATEN Ц KONI Kabupaten Klaten akan menyiapkan agenda untuk menyambut pemberlakukan masa new normal. Sejak pandemi covid-19 melanda, nyaris semua agenda kejuaraan dan latihan yang melibatkan banyak orang terhenti.
Untuk itu, KONI menggelar rapat di Kantor KONI Jonggrangan, Klaten Utara, Senin (8/6) malam untuk menyusun berbagai rencana. Rapat dipimpin Ketua Umum KONI Klaten Parwanto dan dihadiri Dewan Penasehat KONI Otto Saksono.
СТKami masih berupaya memaksimalkan persiapan menghadapi Porprov 2022, namun memang sejak pandemi Covid-19, berbagai kegiatan fisik dan kejuaraan rutin tertunda untuk mencegah penularan virus sesuai anjuran pemerintah,ТТ tegas Parwanto, Selasa (9/6).
Saat ini, fasilitas pelatihan fitness centre sedang dilengkapi. Sejumlah pesanan alat kebugaran sudah datang dan akan segera diberikan pelatihan kepada pengurus dan pelatih cabang olahraga agar mereka bisa membimbing atlet binaannya.
СТPengoprasian fitness centre untuk menjaga kebugaran atlet akan dijadwalkan setelah pelatih mendapat pengarahan. Jangan sampai, pandemi membuat kebugaran atlet menurun yang akan berdampak pada peluang meraih medali pada Porprov 2022,ТТ ujar dia.
Bila memasuki masa new normal, ada sejumlah aturan yang harus dipatuhi. Mulai dari penerapan protokol kesehatan seperti cuci tangan dengan sabun, pakai masker dan jaga jarak aman. Hal ini masih sulit dilakukan untuk cabang beladiri, jadi selama ini atlet berlatih secara mandiri di rumah masing-masing.
Sementara itu, KONI juga akan segera melengkapi kepengurusan karena ada dua pengurus yang meninggal dunia yakni Sigit HS dan Suwardi, masing-masing merupakan kepala bidang. Selain itu, ada pengurus yang mengundurkan diri karena akan maju dalam Pilkada 2020.
СТDalam waktu secepatnya, akan dilakukan penggantian pengurus yang meninggal dan mengundurkan diri. Kami juga mulai mengintensifkan komunikasi dengan cabang olahraga untuk melanjutkan program latihan yang sempat terhenti,ТТ kata Parwanto.
Otto Saksono mengajak seluruh pengurus cabang olahraga untuk aktif berkomunikasi agar persiapan menghadapi Porprov tidak menurun. Kebutuhan sarana latihan dan penyusunan program kegiatan sebaiknya dikomunikasikan, terkait dengan pengajuan anggaran.
KONI sudah mengajukan pencarian dana hibah ke Pemkab Klaten. Tahun ini, KONI mendapatkan alokasi dana hibah sebesar Rp 2,75 miliar. Anggaran tersebut akan digunakan untuk persiapan Porprov, melanjutkan pembangunan fasilitas olahraga, insentif atlet dan pelatih, serta keperluan lainnya.
Dalam rapat perdana tersebut, masing-masing ketua bidang menyampaikan rencana kegiatan. Rapat berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan, semua peserta memakai masker dan duduk pada jarak aman minimal 1 meter.(F5)