Paralayang Mulai Kembali Berlatih di Bukit Kemuning

paralayang-mulai-kembali-berlatih-di-bukit-kemuning
BERLATIH TERBANG: Seorang atlet berlatih penguasaan terbang di kawasan Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar, pekan lalu.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

SOLO,suaramerdekasolo.com. Para atlet paralayang Solo dan sekitarnya, mulai berlatih terbang lagi. Mereka, bersama belasan atlet lain dari berbagai wilayah di Jateng kembali mengasah kemampuan terbang di Bukit Kemuning, kawasan Ngargoyoso, Karanganyar.

‘’Teman-teman mulai kembali berlatih di Kemuning sejak 31 Mei lalu, ketika kawasan di lereng Gunung Lawu itu dibuka lagi setelah sempat ditutup karena antisipasi pandemi Covid-19,’’ kata Ketua Pengkot Paralayang Surakarta, Dewanto Basuhendro, Jumat (12/6).

Dia mengungkapkan, sekitar 20 atlet terbang bergiliran pada latihan perdana itu. Namun karena ternyata memacu masyarakat untuk menonton dari dekat, maka kemudian latihan bersama itu diubah jadwalnya, tidak lagi Sabtu dan Minggu.

‘’Sekarang latihannya diubah dua kali sepekan, pada hari Rabu-Kamis, guna menghindari kerumunan penonton di lokasi landing (pendaratan-red) yang berada di tengah kebun teh Kemuning,’’ jelas Hendro.

Performa Terbang

Lelaki bujangan itu mengungkapkan, berkumpulnya para atlet Jateng dalam latihan bersama di Kemuning, mengingat venues lainnya belum dibuka. Tempat-tempat latihan yang juga sering digunakan sebagai arena kejuaraan seperti di Wonogiri dan Wonosobo, masih ditutup otorita daerah setempat.

‘’Karena itu para atlet kemudian berlatih di Kemuning. Latihannya lebih fokus pada pengembalian awal performa terbang, karena sejak Februari lalu mereka hanya bisa berlatih untuk menjaga kondisi fisik seperti jogging dan bersepeda,’’ tutur Hendro.

Sementara itu, dirinya sendiri belum bisa bergabung dalam latihan bersama para atlet dari berbagai daerah di Kemuning. Posisinya masih di Bali karena sejak pertengahan tahun lalu bekerja serta berlatih di Pulau Dewata. Saat ini, Hendro masih tertahan atas serangkaian persyaratan protokol kesehatan jika ingin kembali ke Kota Bengawan.

‘’Saya belum bisa pulang dari Bali, tapi komunikasi terus dengan teman-teman Solo dan sekitarnya. Saya juga tetap berlatih demi menjaga kondisi. Pada beberapa waktu terakhir, saya juga sudah dua-tiga kali terbang karena mulai ada kelonggaran untuk beraktivitas,’’ ujarnya.(Setyo Wiyono)

Editor:Budi Sarmun