KKO Surakarta, Bola Voli Paling Diminati

KKO-Surakarta-Bola-Voli-Paling-Diminati
TES ATLETIK: Sejumlah peserta seleksi masuk KKO SMPN 1 Surakarta melakukan lompat jauh pada tes spesialisasi cabang atletik di Stadion Sriwedari, Kamis (18/6).(suaramerdekasolo.com/dok)

*108 Anak Ikuti Seleksi Perebutkan 64 Kursi

SOLO,suaramerdekasolo.com. Bola voli mempunyai peminat terbanyak pada seleksi masuk Kelas Khusus Olahraga (KKO) SMPN 1 Surakarta tahun ini. Tercatat pendaftar cabang olahraga itu sebanyak 27 anak, terinci atas 15 putra dan 12 putri.

‘’Total terdapat 108 pendaftar KKO, terbanyak bola voli sejumlah 27 anak. Paling sedikit renang, tenis meja, tenis lapangan dan panahan, masing-masing tiga orang pendaftar,’’ kata Kabid Olahraga Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Surakarta, Maretha Dinar Cahyono.

Dia menjelaskan, daya tampung penerimaan siswa baru pada kelas khusus itu sebanyak 64 kursi, yang terbagi untuk 12 cabang olahraga. Selain lima cabang di atas, cabang olahraga lainnya adalah sepak bola (18 anak pendaftar), taekwondo (13 pendaftar), pencak silat (11 pendaftar), karate (delapan pendaftar). Lalu, judo dan atletik masing-masing tujuh orang pendaftar, serta anggar lima pendaftar.

‘’Tes spesialisasi kecabangan dilakukan di beberapa tempat, Kamis (18/6) ini. Sebelumnya, para peserta seleksi menjalani tes kesehatan dan psikologi, Selasa (16/6) dan tes fisik umum, Rabu (17/6), di kampus Fakultas Keolahragaan (FKor) UNS Surakarta,’’ tutur Maretha.

Sesuai Protokol

KKO-Surakarta-Bola-Voli-Paling-Diminati
CATAT BIDIKAN: Sejumlah peserta seleksi masuk KKO SMPN 1 Surakarta mencatat hasil bidikannya pada tes spesialisasi cabang panahan di kompleks Stadion Manahan, Kamis (18/6).(suaramerdekasolo.com/dok)

Dia mengungkapkan, semula terdapat 115 anak yang mendaftarkan diri secara online dalam seleksi masuk KKO. Namun tujuh anak gugur, karena tidak memenuhi syarat administrasi, yakni status kependudukannya luar Kota Solo dan usianya melampaui batas maksimal kelahiran 1 Januari 2007.

Menurut konsultan KKO SMPN 1 Surakarta dari FKor UNS, Sapta Kunta Purnama dan Fadilah Umar, hasil seleksi dalam empat sesi itu menjadi penentu penerimaan siswa, di samping nilai akademik para pendaftar.

‘’Demi mengantisipasi penyebaran Covid-19, peserta yang menjalani tes kesehatan, psikologi dan tes fisik umum, dibagi dalam lima kelompok secara bergiliran. Ini agar sesuai protokol kesehatan secara ketat,’’ jelas Kunta yang juga Dekan FKor UNS tersebut.

Sementara tes spesialisasi terbagi sesuai cabang olahraganya. ‘’Hasil tes selama tiga hari itu akan diumumkan pada 23 Juni mendatang. Kami belum menentukan kuota siswa setiap cabang olahraga, karena akan diambil peserta yang terbaik,’’ tutur Maretha.(Setyo Wiyono)

Editor:Budi Sarmun