Gantolle Jateng Kembali Pulihkan Performa Terbang

gantolle-jateng-kembali-pulihkan-performa-terbang
BERSIAP: Seorang atlet gantolle bersiap melakukan start terbang dalam latihan di perbukitan Bundelan, Tancep, kawasan Ngawen Gunungkidul, Senin (29/6).(suaramerdekasolo.com/dok gantolle Jateng)

*Atlet Latihan di Boyolali dan Gunungkidul

SOLO,suaramerdekasolo.com. Para atlet gantolle Jateng kembali berlatih, setelah sempat berhenti terbang sebagai antisipasi pandemi Covid-19. Kendati demikian, mereka belum bisa latihan lagi di venue utama kawasan Waduk Gajahmungkur Wonogiri.

‘’Area landing di objek wisata Gajahmungkur belum dibuka, sebagai antisipasi virus corona. Maka kami menggunakan alternatif lokasi lain untuk berlatih, sejak akhir Mei lalu,’’ kata Ketua Pengprov Gantolle Jateng, Susetyoko ‘’Stik’’, Senin (29/6).

Pria yang juga atlet Karanganyar tersebut mengungkapkan, dirinya bersama sejumlah atlet gantolle dari berbagai daerah itu memanfaatkan bukit rendah di daerah Nogosari, Boyolali, usai lebaran lalu. Ketinggian bukit untuk start terbang setinggi lebih kurang 15 meter itu lebih tepat untuk berlatih take off dan landing, karena areanya juga relatif terbatas.

‘’Jika cuaca bagus, seorang atlet bahkan bisa terbang hingga empat sortie. Lumayan sebagai obat rindu terbang, selama kompleks Gajah Mungkur Wonogiri belum dibuka lagi untuk umum,’’ jelas Stik.

Lebih Tinggi

TERBANG: Seorang atllet gantolle sedang berlatih terbang di kawasan Nogosari, Boyolali.(suaramerdekasolo.com/dok)

Lokasi baru latihan itu sekaligus dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan beberapa atlet pemula. Dua atlet pemula yang turut mengasah kemampuan di Nogosari adalah Kharisma dari Banyumas dan Ayyas Yahya dari Sukoharjo.

Mereka dipandu berlatih empat atlet senior. Selain Stik, tiga atlet senior lain gantolle yang bergabung dalam latihan bersama itu yakni Sulis Widodo (Solo), Supardi (Karanganyar) dan Isah Iriawan (Klaten).

‘’Saat ini, teman-teman bergeser lokasi latihan ke tempat yang areanya lebih luas di wilayah Gunungkidul, DI Yogyakarta. Tempat startnya juga lebih tinggi, sekitar 350 meter di atas permukaan laut (mdpl),’’ tutur Stik.

Lokasi tempat latihan tersebut berada Bundelan, Tancep, kawasan Ngawen, Gunungkidul. Orientasi dan uji coba terbang telah dilakukan di lokasi itu. Pihaknya juga berencana melakukan beberapa pembenahan di tempat start terbang dan area pendaratan.

‘’Sekarang kami sedang berkoordinasi dengan perangkat desa setempat mengenai pembenahan lokasi tempat latihan di Bundelan itu,’’ ungkap dia.(Setyo Wiyono)

Editor:Budi Sarmun