Klub-Klub Sepatu Roda Solo Mulai Menggeliat

klub-klub-sepatu-roda-solo-mulai-menggeliat
ASAH KECEPATAN: Sejumlah atlet sepatu roda mengasah kecepatan dalam latihan gabungan klub Rogliss dan Boskresero di sirkuit gokart kawasan Teras, Boyolali.(suaramerdekasolo.com/dok)

*Berlatih Menyebar di Beberapa Lokasi

SOLO,suaramerdekasolo.com. Klub-klub sepatu roda di Solo mulai menggeliat di tengah pandemi Covid-19. Menerapkan secara ketat protokol kesehatan, perkumpulan-perkumpulan tersebut mengasah atlet-atletnya di beberapa lokasi sekitar Kota Bengawan.

Kabid Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Pengkot Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Surakarta, Herman Budiono mengungkapkan, hal itu demi memulihkan kembali performa para atletnya. Di sisi lain, velodrome di kompleks Stadion Manahan yang biasa digunakan berlatih bergantian dengan balap sepeda, hingga kini belum dibuka Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Surakarta sebagai pengelolanya.

‘’Kami sudah tanya, tapi pihak Bidang Sarana dan Prasarana Dispora belum bisa memastikan kapan kompleks Manahan dibuka lagi. Jadi untuk sementara, klub-klub mencari tempat lain untuk berlatih,’’ kata Herman, Senin (6/7).

Klub Viper telah cukup lama berlatih di area parkir gedung Hartono Trade Center (HTC) kawasan Solobaru. Klub PSSC mengasah para atletnya di daerah Karanganyar. Sementara klub Rogliss dan Boskresero melakukan latihan gabungan di dua lokasi, sirkut gokart kawasan Teras, Boyolali, serta ruas koneksi jalan tol yang belum terhubung di depan Bandara Adi Soemarmo.

Menurun

Herman mengungkapkan, para atlet yang baru kembali berlatih mengalami penurunan kemampuan fisik dan tekniknya. Hal itu dapat dimaklumi, mengingat sejak Solo dinyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB) korona pada medio Maret silam, praktis para pesepatu roda diminta berlatih mandiri di rumah masing-masing.

‘’Maka sebagian atlet, kecuali Viper yang sudah lebih dulu berlatih di HTC, kini ditempa dengan materi pengembalian kondisi fisik dan pembenahan teknik,’’ tutur Herman.

Ketua Pengkot Porserosi Surakarta Riyanto menyambut positif kembali bergeliatnya latihan atlet-atlet senior maupun pemula di Kota Bengawan. Dia berharap, langkah tersebut dapat segera memulihkan performa para atlet.

‘’Namun saya juga selalu mengingatkan tentang disiplin para atlet dan pelatih dalam menerapkan protokol kesehatan selama latihan. Prestasi itu penting, tapi kesehatan dan keselamatan paling utama,’’ tandas dia.(Setyo Wiyono)

Editor:Budi Sarmun