Kompleks Stadion Manahan Bakal Dibuka Lagi Minggu Pagi

kompleks-stadion-manahan-bakal-dibuka-lagi-minggu-pagi
LATIHAN: Atlet beladiri tarung derajat melakukan latihan bersama di salah satu bagian kompleks Stadion Manahan, beberapa waktu lalu. Kompleks itu akan kembali dibuka, Minggu (12/7).(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Tak Boleh Nongkrong, Khusus untuk Olahraga

SOLO,suaramerdekasolo.com. Kompleks Stadion Manahan segera kembali dibuka, setelah sejak 14 Maret lalu ditutup untuk segala kegiatan karena pandemi Covid-19. Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo menyebut, pusat olahraga masyarakat Kota Bengawan tersebut akan dibuka lagi mulai Minggu (12/7) pagi.

‘’Ketentuannya harus memakai masker, tidak boleh untuk nongkrong dan harus jaga jarak. Kompleks Manahan hanya untuk olahraga. Tidak boleh untuk jualan apapun,’’ kata dia di sela-sela sepak bola persahabatan menyongsong kenormalan baru antara tim UNS Surakarta, Pemkot Surakarta, serta tim wartawan di Stadion UNS kampus Kentingan, Jumat (10/7).

Operasional tersebut bakal dikawal ketat aparat Satpol Pamong Praja (PP) Surakarta. Mereka akan melakukan patroli. Jika mendapati warga hanya duduk-duduk bergerombol, maka akan dikenai sanksi hingga diminta keluar dari kompleks olahraga itu.

‘’Sanksinya, bisa saja diminta nyapu dan menyanyi lagu-lagu kebangsaan. Kalau masyarakat tidak bisa diatur, ya terpaksa Manahan ditutup lagi,’’ tandas pria yang akrab disapa Rudy itu.

Mengawal

Kepala Satpol PP Arif Darmawan menandaskan bakal menurunkan satuannya untuk mengawal pelaksanaan ketertiban di kompleks Manahan selama masa new normal. Pengawalan penerapan protokol kesehatan tidak hanya di gerbang masuk, namun juga melakukan patroli di dalam kompleks olaharaga itu.

‘’Sesuai arahan Pak Wali, jika ada yang hanya duduk-duduk bergerombol, maka akan kami bubarkan. Kadang-kadang warga kurang menyadari, dibubarkan saat bergerombol itu justru demi kepentingan mereka,’’ ujar Arif.

Sementara itu pertandingan segitiga persahabatan digelar guna meningkatkan keakraban di antara kalangan awak media, jajaran UNS dan Pemkot Surakarta. Rektor UNS Prof Jamal Wiwoho menyebut tak cari kalah atau menang dalam laga itu.

‘’Pertandingan ini semacam kelanjutan dari pertemuan Manahan, enam tahun silam. Waktu itu juga digelar laga persahabatan untuk meningkatkan tali silaturahmi antara wartawan, Pemkot dan UNS,’’ tuturnya.(Setyo Wiyono)

Editor: Budi Sarmun