Hanik Berkonsentrasi Tingkatkan Poin Bidikan

Hanik-berkonsentrasi-tingkatkan-poin-bidikan
BIDIK SASARAN: Petembak pelatnas NPCI Hanik Puji Astuti konsentrasi membidik sasaran dalam latihan rutin di lapangan indoor menembak kompleks Grup 2 Kopassus Kandangmenjangan, Kartasura.(suaramerdekasolo.com/dok)

*Benahi Teknik Dasar di Pelatnas Menembak

SOLO,suaramerdekasolo.com. Petembak National Paralympic Committee Indonesia (NPCI), Hanik Puji Astuti terus mengasah kemampuannya dalam latihan rutin. Atlet yang tengah memburu tiket menuju Paralympic Games Tokyo 2021 itu berkonsentrasi meningkatkan poin bidikannya di tempat latihan indoor menembak kompleks Grup 2 Kopassus Kandangmenjangan, Kartasura.

‘’Memang programnya belum terlalu padat. Sebagian porsinya untuk pembenahan dasar, tapi materi untuk meningkatkan poin bidikan tetap dikonsentrasikan,’’ kata Hanik, Rabu (15/7).

Atlet yang bernaung di bawah NPCI Solo dan NPCI Jateng itu menambahkan, pembenahan dasar yang dia lakukan terutama menyangkut pada posisi tempat duduknya, jarak kursi dengan meja, serta posisi pegangan tangan pada senapannya. Jika biasanya atlet berkursi roda itu hanya mengira-ira jarak, kini diukur secara lebih detail.

‘’Jadi semua dibenahi, agar mencapai posisi yang betul-betul nyaman untuk menembak. Posisi itu sangat mempengaruhi hasil bidikan di lembar target,’’ ujar atlet yang masuk klasifikasi disabilitas SH1 tersebut.

Di Sragen

Hanik tidak sendirian. Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang baru saja meraih gelar juara kedua kejuaraan terbuka nasional Seri I Jateng Open 2020, berlatih bersama sesama atlet pelatnas NPCI, Ahmad Ridwan di kompleks Kopassus Kandangmenjangan. Kejuaraan terbuka yang diikuti para atlet umum dari berbagai daerah itu digelar secara virtual, pada 21 Juni lalu.

Sementara dua atlet pelatnas lainnya, Bolo Triyanto dan Ratmini, berlatih di rumahnya kawasan Plupuh, Sragen, selama masa latihan mandiri jarak-jauh yang dilakukan karena pandemi Covid-19. ‘’Saya dan Ratmini memang berlatih di rumah. Saya bikin arena latihan sendiri, selama masa pandemi ini. Kami tetap menjalankan program-program yang diberikan pelatih,’’ tutur Bolo.

Pelatih pelatnas menembak NPCI Saridi mengungkapkan, para atletnya terus diminta fokus menjalankan latihan demi memburu poin menuju Paralympic Tokyo yang diundur menjadi tahun depan.

‘’Semua event untuk mengumpulkan poin menuju Paralympic, dibatalkan akibat pandemi korona. Tapi para atlet harus terus meningkatkan performanya, agar jika sewaktu-waktu ada event untuk memburu poin, benar-benar siap,’’ ujar Saridi yang juga anggota Grup 2 Kopassus Kandangmenjangan itu.(Setyo Wiyono)

Editor:Budi Sarmun