Asah Lintas Alam, Gantolle Jateng Arungi Telomoyo

asah-lintas-alam-gantolle-jateng-arungi-telomoyo
LEPAS LANDAS: Seorang atlet gantolle Jateng lepas landas dari Gunung Telomoyo di Kabupaten Semarang untuk mengasah kemampuan terbang.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Pandemi Tunda Dua Agenda Kejurnas 2020

SOLO,suaramerdekasolo.com. Gantolle Jateng kembali merambah Telomoyo. Satu bulan selama Juli, atlet-atlet Jateng mengasah kemampuan lintas alam atau cross country (XC) dari gunung di wilayah Kabupaten Semarang itu.

‘’Selama Juli, empat kali saya dan teman-teman berlatih meningkatkan performa terbang lintas alam di Telomoyo. Biasanya kondisi cuaca di lokasi itu memang bagus pada bulan-bulan Juli-September,’’ kata Ketua Pengprov Gantolle Jateng, Susetyoko ‘’Stik’’, Sabtu (1/8).

Pria yang juga atlet Karanganyar itu biasanya berlatih bersama sejumlah atlet lain Jateng, seperti Sulis Widodo (Solo), Supardi (Karanganyar) dan Kharisma (Banyumas). Mereka meluncur dari tempat take off berketinggian sekitar 1.800 meter di atas permukaan laut (mdpl), lalu terbang mengarungi kawasan udara Telomoyo dalam durasi cukup lama.

Lintas alam merupakan salah satu nomor yang biasanya dilombakan di arena PON. Di samping itu ada nomor lain yang digelar salah satu cabang olahraga dirgantara tersebut, seperti ketepatan mendarat atau spot landing.

Kejurnas Ditiadakan

PERSIAPAN: Dua gantolle dibuka sebagai persiapan latihan terbang atlet-atlet Jateng di Gunung Telomoyo.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

Stik menambahkan, sebenarnya pada bulan-bulan ini terdapat jadwal kejurnas gantolle khusus cross country. Semestinya Kejurnas XC Telomoyo Cup digelar pada akhir Agustus, dilanjutkan kejurnas serupa di kawasan Waduk Gajahmungkur Wonogiri pada bulan berikutnya.

‘’Namun karena pandemi Covid-19 tak kunjung mereda, maka diputuskan semua kejuaraan gantolle selama 2020 ditiadakan,’’ ungkap dia.

Latihan dilakukan guna tetap mempertahankan performa terbang para atlet. Lebih-lebih, beberapa di antaranya juga mempersiapkan diri menghadapi PON XX di Papua yang pelaksanaannya ditunda menjadi 2021 karena pandemi. Tim gantolle Jateng dibesut pelatih Oke Adrianto.

Sebelum bergeser ke Telomoyo, atlet-atlet tersebut beberapa kali menggunakan lokasi baru yang berada di daerah Tancep, Ngawen, Gunungkidul (DIY) yang berbatasan wilayah dengan Klaten. Mereka lebih banyak orientasi medan di tempat latihan baru yang disebutkan bisa digunakan untuk spot landing dan cross country tersebut.(Setyo Wiyono)

Editor:Budi Sarmun