Jajal Venue Baru, Gantolle Jateng Terbang di Banyumas

jajal-venue-baru-gantolle-jateng-terbang-di-banyumas
UJI COBA: Seorang atlet gantolle Jateng terbang untuk melakukan uji coba dan eksplorasi venue baru di daerah Watu Kumpul, Ajibarang, Banyumas, Selasa (11/8).(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Eksplorasi Rencana Pengembangan Kawasan Watu Kumpul

BANYUMAS,suaramerdekasolo.com. Venue baru olahraga dirgantara bakal tersedia di Banyumas. Tiga atlet gantolle Jateng telah uji coba terbang di kawasan Watu Kumpul, Ajibarang di wilayah tersebut, Selasa (11/8). Mereka adalah atlet Solo Sulis Widodo, atlet Karanganyar Susetiyoko ‘’Stik’’, serta atlet tuan rumah Banyumas Supriyanto.

‘’Kami menjajal venue baru itu, sekaligus latihan. Lokasinya cukup bagus dan layak untuk terbang. Cuma sayang, kami masing-masing hanya bisa sekali terbang karena cuaca waktu itu mendung disusul gerimis,’’ kata Stik, Rabu (12/8).

Mereka lepas landas dari daerah perbukitan, kemudian landing di tanah lapang sekitar lahan pertanian penduduk. Altitudo ground level (AGL) atau jarak vertikal antara tempat landing dan take off mencapai 359 meter. Menurut Stik yang juga Ketua Pengprov Gantolle Jateng, venue tersebut bisa digunakan untuk terbang ketepatan mendarat (spot landing), maupun lintas alam atau cross country (XC).

‘’Setelah mencoba, kami akan berikan beberapa masukan terkait pembangunan tempat take off dan landing yang aman dan bagus untuk standar kompetisi dan wisata di Watu Kumpul itu,’’ ujarnya.

Paralayang

TERBANG: Atlet paralayang terbang di kawasan Watu Kumpul daerah Ajibarang, Banyumas.(suaramerdekasolo.com/dok)

Informasi yang dia terima, Pemkab Banyumas berencana membuka dan mengembangkan lokasi itu untuk olahraga gantolle dan paralayang. Sebelumnya, sejumlah atlet paralayang telah menjajal dan menjelajahi venue di daerah Ajibarang tersebut.
‘’Karena itu, Pemkab melalui KONI dan Pengkab Gantolle Banyumas kemudian meminta kami melakukan uji coba dan eksplorasi juga, sehingga venue yang dikembangkan nanti bisa digunakan bersama,’’ tutur Stik.

Keberadaan venue baru tersebut bakal menambah lokasi-lokasi untuk olahraga dirgantara di Jateng. Selama ini, gantolle lebih banyak menggunakan Bukit Joglo di kawasan Waduk Gajahmungkur Wonogiri, serta Gunung Telomoyo di wilayah Kabupaten Semarang. Demikian pula paralayang, yang memiliki lokasi latihan dan lomba cukup favorit di Bukit Kemuning, lereng Gunung Lawu di kawasan Ngargoyoso, Karanganyar.

‘’Kami juga telah mengeksplorasi tempat baru di daerah perbatasan Gunungkidul dan Klaten. Ada lokasi layak untuk terbang, namun butuh beberapa sentuhan agar menjadi bagus,’’ kata Stik.(Setyo Wiyono)

Editor:Budi Sarmun