Usai Vakum, 18 Perguruan Silat Ikuti Latihan Bersama

latihan-ipsi-klaten
LATIHAN PERDANA : IPSI Klaten menggelar latihan bersama perdana di Padepokan Tapak Suci, Klaten Tengah, Minggu (9/8).(suaramersekasolo.com/Merawati Sunantri)

*Persiapan Penjaringan Tim Porprov 2022

KLATEN,suaramerdekasolo.com – Sekitar 100 atlet dari 18 perguruan pencak silat di Kabupaten Klaten mengikuti latihan bersama yang diselenggarakan IPSI Klaten di Padepokan Tapak Suci Klaten Tengah, Minggu (9/8). Kegiatan itu baru pertama digelar sejak latihan dihentikan total akibat pandemi covid-19.

Para atlet mengenakan seragam perguruan masing-masing dan memakai masker, karena peserta harus mematuhi protokol kesehatan selama latihan. Mereka berlatih kelincahan, teknik bertarung, sampai latihan kekuatan fisik. Latihan perdana hanya berlangsung sekitar 3 jam.

‘’Latihan bersama ini sekaligus untuk penjaringan tim Porprov 2022. Semua peserta diamati oleh tim pelatihan IPSI untuk mencari atlet potensian. Kalau tidak dikumpukan, maka tidak bisa diketahui kemampuan atlet,’’ kata Pelatih IPSI Klaten, Muhammad Aminnurdin.

Penjaringan diikuti antara lain perguruan Tapak Suci, Merpati Putih, Wasibagno, Palwa Sambu, Pelangi Indonesia, Perisai Diri, Persinas Asad, Pagar Nusa, PSHT 16, PSHT 17, SH Winongo, Walet Putih, Cempaka Putih, Hasta Manunggal, Lebah Putih, Ki Ageng Pandanalas dan lainnya.

‘’Nantinya peserta akan menjalani latihan seminggu tiga kali, Senin, Rabu dan Jumat, serta ditambah latihan fisik di Fitness Centre KONI Klaten. Namun masih menunggu penjadwalan dari KONI. Kami akan lihat perkembangan kemampuan atlet selama latihan hingga dilaksanakan seleksi,’’ ujar Aminnurdin.

IPSI akan menggelar seleksi Tim Porprov tahap I pada akhir Oktober, dari 100 atlet akan dijaring lapis III yakni 60 orang. Kemudian, 60 atlet yang lolos akan mengikuti seleksi tahap II yang akan digelar pada akhir Desember.

‘’Pada seleksi tahap II akhir Desember, akan disaring lagi hingga menjadi dua tim atau 30 atlet yang akan dibagi menjadi tim utama dan tim bayangan. Dengan seleksi ini, diharapkan tahun 2021 mendatang, IPSI sudah punya tim Porprov yang akan menjalani latihan intensif,’’ tegas dia.

Tim utama beranggota 15 orang itu rencananya akan diterjunkan di 15 kelas, yakni 8 kelas putra dan 7 kelas putri. Semuanya akan dipilih yang terbaik, baik penguasaan teknik, stamina prima, reflek bagus dan cerdas dalam membaca situasi saat bertanding. Seorang atlet beladiri juga harus mempunyai strategi yang baik dalam menghadapi lawan untuk meraih poin.

Latihan rutin sangat perlu dilakukan, untuk menggairahkan kembali semangat bertanding karena sejak wabah covid-19 melanda tanah air, semua latihan dihentikan. Atlet diminta untuk latihan mandiri di rumah masing-masing dengan dipandu pelatih secara virtual.

Ketua IPSI Klaten Much Nasir mengatakan, latihan perdana sudah lama dirensanakan, namun pelaksanaannya menunggu situasi cukup kondusif. Latihan pun digelar dengan jumlah peserta terbatas dan penerapan protokol kesehatan. Panitia juga menyediakan tempat cuci tangan di pintu masuk. (Merawati Sunantri)

Editor : Budi Sarmun