Jateng Bersiap Bersaing pada Sembilan Cabang di Peparnas

jateng-bersiap-bersaing-pada-sembilan-cabang-di-peparnas
KOORDINASI VIRTUAL:Jajaran pengurus NPCI Jateng melakukan koordinasi virtual dengan para pelatih di lingkup organisasi itu, Jumat (28/8).(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Koordinasi Virtual Pengurus-Pelatih NPCI Jateng

SOLO, suaramerdekasolo.com. Tidak semua cabang olahraga yang digelar pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI/2021, diikuti tim National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jateng. Otorita olahraga disabilitas Jateng itu hanya bersaing pada sembilan dari 12 cabang yang digelar.

Cabang-cabang yang bakal diikuti tersebut adalah atletik, angkat berat, boccia, bulutangkis, catur, menembak, panahan, renang dan tenis meja.

‘’Cabang judo tuna netra dan tenis lapangan kursi roda tak kita ikuti, karena diperhitungkan tidak menghasilkan emas. Sedangkan sepak bola celebral palsy (CP) sebenarnya bagus, tapi atletnya banyak sehingga cukup berat memberangkatkan ke Peparnas Papua,’’ kata Kabid Pembinaan Prestasi (Binpres) NPCI Jateng, Slamet Widodo pada koordinasi virtual dengan jajaran pelatih Jateng, Jumat (28/8).

Tercatat 11 pelatih dan 17 asisten pelatih yang meracik 146 atlet Jateng guna menghadapi persaingan pada Peparnas Papua. Karena saat ini masa pandemi Covid-19, para atlet berlatih secara mandiri di daerah masing-masing. Mereka tetap mengacu pada program latihan harian yang disusun dan dimonitor jajaran pelatih secara daring.

‘’Pelatih harus lebih proaktif meningkatkan kesiapan diri para atletnya, karena saat ini sudah masuk kwartal ketiga 2020, sementara kita menghadapi tantangan berat mengejar gelar juara umum pada Peparnas 2021,’’ tandas Slamet.

Tim Inti

Sekretaris NPCI Jateng Priyano mengungkapkan, jika situasinya memungkinkan maka pada tahun ini akan dilakukan selekda atlet untuk membentuk tim inti. Namun kalau kondisi Covid-19 belum mereda, maka kemungkinan seleksi dilakukan awal tahun 2021. ‘’Dalam waktu dekat, rencana selekda akan dimatangkan,’’ jelasnya.

Sementara itu bendahara NPCI Suwarti mengingatkan, agar para pelatih menyusun secara baik, laporan program dan pelaksanaan latihan. Foto dan video latihan atlet juga diperlukan untuk data pendukung pertanggungjawaban pelaksanaan PJP NPCI Jateng.

Ketua Umum NPCI Jateng Osrita Muslim menekankan, persiapan menghadapi Peparnas agar lebih dioptimalkan, sehingga bisa meraih target merebut kembali gelar juara umum di Papua.(Setyo Wiyono)

Editor: Budi Sarmun