NPCI Jateng Giliran Berdiskusi Virtual dengan Pelatih dan Atlet PJP

npci-jateng-giliran-berdiskusi-virtual-dengan-pelatih-dan-atlet-PJP
Ketua Umum National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jateng, Osrita Muslim. (suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Rangkaian Persiapan Hadapi Peparnas Papua 2021

SOLO,suaramerdekasolo.com. Pengurus National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jateng giliran berdiskusi secara virtual dengan para pelatih dan atlet-atlet program Pembinaan Jangka Panjang (PJP) di lingkupnya, Jumat (28/8) siang nanti. Forum bersama pelatih digelar mulai pukul 13.00. Setelah itu dilanjutkan pertemuan dengan para atlet mulai pukul 15.00.

Dua hari sebelumnya (Rabu, 26/8), otorita olahraga disabilitas di Jateng tersebut bersilaturahmi dan berdiskusi dalam webinar dengan jajaran Pengcab NPCI kota/kabupaten se-Jateng.

‘’Kami ingin para pelatih dan atlet tetap konsentrasi menjalankan latihan guna memburu prestasi, meski dalam situasi yang serba terbatas sebagai efek pandemi Covid-19. Maka kami akan bertemu dengan mereka, siang nanti,’’ kata Ketua Umum NPCI Jateng, Osrita Muslim, Jumat (28/8) pagi.

Secara keseluruhan terdapat 174 personel yang tercatat dalam daftar program PJP NPCI Jateng dengan proyeksi menghadapi Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) Papua yang ditunda menjadi 2021. Rinciannya terdiri atas 146 atlet, 11 pelatih dan 17 asisten pelatih. Mereka berasal dari sembilan cabang olahraga yakni atletik, angkat berat, bulutangkis, boccia, catur, menembak, panahan, renang dan tenis meja.

Sekretaris NPCI Jateng Priyano menjelaskan, para atlet PJP tersebut saat ini berlatih secara mandiri di daerahnya masing-masing, karena agenda selekda dan training camp (TC) belum bisa dilaksanakan akibat ancaman virus corona.
‘’Program latihan dan pelaksanaannya tetap dijadwalkan secara rutin dan dikawal masing-masing pelatih melalui jaringan online atau daring,’’ jelas pria yang juga atlet pelatnas atletik NPCI tersebut.

Forum virtual yang dikemas sebagai webinar itu menghadirkan Binpres NCI Jateng Slamet Widodo dan Bendahara Suwarti untuk berbagi materi diskusi. Selain sebagai pengurus, Suwarti juga merupakan atlet pelatnas tenis NPCI proyeksi ASEAN Para Games (APG) Vietnam 2021.(Setyo Wiyono)

Editor: Budi Sarmun