Pemanjat Remaja Solo Bersiap Menghadapi Selekda Jateng

pemanjat-remaja-solo-bersiap-menghadapi-selekda-jateng
ASAH DIRI: Salah seorang pemanjat remaja Solo, Keenan mengasah diri pada jalur lead di papan panjat Arcapada Unisri.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Memburu Tiket Menuju Seleknas Yunior FPTI

SOLO,suaramerdekasolo.com. Sejumlah pemanjat remaja Solo bersiap untuk bertarung pada selekda yang digelar Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jateng. Setelah beberapa bulan berlatih mandiri karena pandemi Covid-19, kini mereka kembali mengasah kemampuannya dalam latihan lebih intensif.

‘’Sejak Rabu (26/8), enam anak mulai latihan bersama setelah kami mendapat pinjaman venue berlatih di markas Arcapada Unisri. Kemampuan mereka mulai ditingkatkan lagi,’’ kata Ketua Harian Pengkot FPTI Surakarta, Marjianto ‘’Ipunk’’ Bialangi Kasim, Minggu (30/8).

Sesuai ketentuan, atlet-atlet muda yang disiapkan tersebut berusia 15-17 tahun. Mereka adalah Fathan Adi Arrazaq, Arfian Tegar Saputra, Obin Sandriyan Ardana dan Keenan di bagian putra. Sedangkan atlet putri yang turut memompa performa yakni Merry Arisyah Saputri dan Nanda Devi Saba. Terkecuali Keenan, mereka sudah pernah mencicipi kompetisi, termasuk pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2018 yang diselenggarakan di Solo.

Bersaing di Semarang

Ipunk mengungkapkan, pemanjat remaja Kota Bengawan itu bakal mengadu ketangguhannya di Semarang. Mereka akan bersaing dengan atlet-atlet muda lainnya dari berbagai daerah di Jateng. Rencananya, selekda diselenggarakan pada 6 Agustus mendatang.

‘’Peta persaingan panjat di tingkat yunior, biasanya merata di berbagai daerah. Maka anak-anak harus benar-benar bersiap diri sebaik mungkin, agar mampu leading dalam persaingan nanti,’’ tutur dia.

Pengurus lain FPTI Surakarta yang biasa mendampingi atlet, Teddy Saba menambahkan, latihan bersama kembali para atlet remaja tersebut bisa menjadi pemacu semangat berlatih bagi bibit-bibit pemula. Sebab, saat ini bibit-bibit pemanjat pemula juga kembali berlatih setelah beberapa bulan berlatih di rumah masing-masing secara mandiri.

‘’Maka saya selalu mendorong atlet-atlet remaja tersebut untuk berlatih keras secara rutin. Mereka juga bisa berkaca pada kakak-kakaknya yang saat ini diasah di pelatda Jateng dan pelatnas,’’ ujar Teddy.(Setyo Wiyono)

Editor:Budi Sarmun