Tak Kendor Semangat, Atlet-Atlet Anggar Solo Berlatih di Garasi

tak-kendor-semangat-atlet-atlet-anggar-solo-berlatih-di-garasi
BERLATIH: Sejumlah atlet anggar Solo berlatih di garasi rumah pelatih Hendra Faradilah di kawasan Plelen, Kadipiro, pekan lalu.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Jaga Performa di Masa Pandemi Covid-19

SOLO, suaramerdekasolo.com. Sejumlah atlet anggar Solo tetap menjalankan latihan rutin, kendati venue latihannya ditutup akibat pandemi Covid-19. Tak kendor semangat dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, selama beberapa bulan terakhir mereka bergeser tempat latihan di kawasan Plelen RT 1 RW 12 Kadipiro, Banjarsari.

Sejak tempat latihan Klub Anggar UTP di kampus Universitas Tunas Pembangunan (UTP) kawasan Cengklik ditutup sementara, belasan fencer atau atlet anggar yang biasa bergabung di klub tersebut dipindahkan. Mereka memanfaatkan garasi di rumah sang pelatih, Hendra Faradilah untuk tetap menjaga performa.

‘’Memang latihan tidak seoptimal di tempat klub. Tapi paling tidak, anak-anak tetap bisa menjaga kemampuannya, termasuk feeling bertarung. Sebab juga ada materi kompetisi secara bergantian,’’ kata Hendra, Rabu (2/9).

Tak hanya latihan penjagaan kebugaran dan stamina para atlet. Materi teknik juga diterapkan dalam setiap latihan, baik saat menyerang, menghindar, maupun bertahan. Mereka pun diasah dalam hal strategi duel.

Perangkat Kompetisi

Bahkan pria yang juga Kabid Pembinaan Prestasi (Binpres) Pengkot Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Ikasi) Surakarta itu memasang satu set perangkat dan perlengkapan kompetisi internal di garasi rumahnya. Perangkat tersebut lengkap dengan sensor senjata dan pencatat skor otomatis.

Jadwal latihan rutin telah disusun dan dijalankan. Yakni setiap Senin, Selasa, Kamis dan Jumat sore hingga malam. Mereka yang ditempa, beragam jenjang dari sisi usia. Sebagian di antaranya merupakan atlet-atlet pelatda Jateng asal Solo, kerangka bayangan tim Solo untuk proyeksi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2022, serta para atlet Kelas Khusus Olahraga (KKO) SMPN 1 Surakarta.

Mereka digembleng langsung Hendra, dibantu asisten pelatih Flodesa. ‘’Khusus pelatda Jateng, ada delapan atlet asal Solo yang masuk. Selain latihan secara desentralisasi di Plelen, setiap dua pekan sekali mereka juga berlatih bersama seluruh atlet pelatda di Ungaran,’’ ujar Hendra yang juga pelatih pelatda anggar Jateng.(Setyo Wiyono)

Editor: Budi Sarmun