Haornas, Gantolle Jateng Upacara dan Mengudara di Telomoyo

haornas-gantolle-jateng-upacara-dan-mengudara-di-telomoyo
UPACARA HAORNAS: Sejumlah atlet gantolle Jateng dan Jatim, serta masyarakat umum mengikuti upacara Haornas 2020 dalam rangkaian latihan bersama di Gunung Telomoyo Kabupaten Semarang, Rabu (9/9).(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Latihan Bersama Terbang Lintas Alam

SEMARANG,suaramerdekasolo.com. Sejumlah atlet gantolle Jateng mengudara di ketinggian kawasan Gunung Telomoyo, Kabupaten Semarang pada peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas), Rabu (9/9). Mereka mengawali latihan dengan upacara bendera bersama beberapa atlet Jatim dan sejumlah masyrakat umum.

‘’Semangat Haornas selalu menjadi pemacu motivasi kami, para atlet, guna lebih meningkatkan kemampuan dalam mengejar prestasi terbaik ke depan,’’ kata Ketua Pengprov Gantolle Jateng, Susetyoko ‘’Stik’’.

Enam atlet Jateng dan empat atlet Jatim bergabung dalam kegiatan yang dikemas dalam bentuk latihan cross country (XC/lintas alam itu. Selain Stik yang berasal dari Karanganyar, lima atlet lainnya adalah Sulis Widodo (Solo), Supardi (Karanganyar), Isah Iriawan (Klaten), serta Supriyanto dan Kharisma (Banyumas).

Mereka mengawali peringatan itu dengan renungan sejenak mengenai pentingnya berolahraga dan kancah olahraga dirgantara yang digelutinya di area take off Telomoyo berketinggian 1.894 meter di atas permukaan laut (mdpl). Selanjutnya menyanyikan lagu Indonesia Raya dan hormat bendera Merah-Putih.

Salatiga-Rawa Pening

(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)
TERBANG: Atlet gantolle Jateng asal Solo, Sulis Widodo, terbang di kawasan udara Gunung Telomoyo Kabupaten Semarang dalam latihan bersama usai upacara Haornas 2020, Rabu (9/9).(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

Para atlet dari sejumlah daerah tersebut juga berdoa agar pandemi Covid-19 segera tertangani dan berakhir, sehingga berbagai agenda kejuaraan termasuk PON XX di Papua yang ditunda menjadi 2021, benar-benar dapat terlaksana secara baik.
‘’Kami berlatih lintas alam dengan jarak jangkau kawasan udara Salatiga, Tuntang, serta landing di daerah Rawa Pening,’’ tutur atlet asal Solo, Sulis Widodo.

Atlet-atlet Jateng itu merupakan kerangka awak tim gantolle yang diproyeksikan menghadapi pesta olahraga terbesar se-Tanah Air itu. Meski dalam situasi pandemi Covid-19, mereka tetap berlatih dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.
Selain di Gunung Telomoyo, para atlet juga biasa berlatih di beberapa tempat lain di antaranya kawasan perbukitan Waduk Gajahmungkur Wonogiri, kawasan Parangtritis, perbukitan daerah perbatasan Gunungkidul-Klaten, serta daerah Ajibarang, Banyumas. Sebagai salah satu cabang olahraga dirgantara, pindah-pindah lokasi itu demi menyesuaikan kondisi cuaca serta kecepatan dan arah angin setempat.(Setyo Wiyono)

Editor: Budi Sarmun